
DALAM rangka menyambut Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) pada 4 September, InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan keragaman seni budaya Nusantara di destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Perayaan itu menjadi wujud apresiasi kepada wisatawan yang senantiasa menjadi bagian dari perjalanan destinasi warisan dunia.
Direktur Komersial IDM Gistang Panutur mengatakan melalui promo diskon, aktivasi dan ruang yang membuka keterlibatan publik agar destinasi terus berbenah diri.
“Di Borobudur, Prambanan, Ratu Boko dan TMII, pengunjung bukan sekadar kunjungan wisata, tetapi menikmati warisan budaya Indonesia ,” jelas Gistang Panutur, Kamis.
Website resmi

IDM, lanjutnya menghadirkan promo spesial diskon 15% tiket pelataran di Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko bagi wisatawan domestik usia dewasa. IDM juga memberikan diskon spesial sebesar 10% untuk tiket naik Candi Borobudur bagi wisatawan domestik dewasa di sesi 4, 5, dan 6. Spesial diskon ini berlaku untuk kunjungan di 4 September melalui official website ticket.injourneydestination.id.
Sementara, Taman Mini Indonesia Indah menghadirkan promo bundling hemat diskon 20% untuk tiket masuk TMIIl, kereta gantung dan tiket kendaraan bermotor.
Promo ini, katanya berlaku 4–6 September 2026. Dikatakan, promo tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati pengalaman TMII secara lebih lengkap dengan harga yang lebih hemat.
Kritik dan saran
Ia menambahkan, IDM juga menghadirkan aktivasi Layang Swara, yaitu bilik telepon khusus untuk melayangkan suara hati wisatawan, baik tentang pengalaman mereka, kesan, maupun aspirasi yang ingin disampaikan kepada pengelola.
Pengunjung diajak untuk menyampaikan kritik dan saran kepada destinasi. Setiap masukan merupakan kisah otentik yang akan membentuk perjalanan baru dalam penyempurnaan layanan.
“Layang Swara merupakan bentuk kepedulian kami kepada pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan saat berkunjung ke destinasi. Kami ingin membuka ruang agar wisatawan dapat membagikan pengalaman dan saran untuk meningkatkan pelayanan,” lanjutnya.
Wayang Hunt
Gistang mengemukakan pula, InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan Wayang Hunt untuk menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengunjung.
Aktivitas eksplorasi destinasi dengan mengumpulkan berbagai jenis wayang ini dirancang untuk mendorong pengunjung tidak hanya menikmati atraksi utama destinasi, tetapi juga mengeksplorasi berbagai titik pengalaman yang tersedia di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Taman Wisata Candi Prambanan, Keraton Ratu Boko, serta Teater dan Pentas Ramayana.
Mengusung konsep gamification, ujarnya pengunjung ditantang untuk mengumpulkan wayang di sejumlah touchpoint. Setelah berhasil melengkapi seluruh koleksi, pengunjung dapat menukarkannya dengan souvenir tumbler sebagai reward. Pada setiap titik, pengunjung berkesempatan mendapatkan jenis souvenir wayang yang berbeda.
“Pengunjung memiliki kesempatan untuk menemukan berbagai touchpoint yang mungkin sebelumnya belum menjadi bagian dari rencana kunjungan mereka. Interaksi ini diharapkan dapat meningkatkan engagement sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan di kawasan destinasi,” jelasnya. (AGT/M-01)






