Peringati Hari Bakti ke-79, TNI AU Tambah Alutsista

KEPALA Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M Tonny Harjono memimpin upacara Hari Bakti ke-79 yang digelar secara sederhana namun khidmat di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta, Rabu.

Dalam upacara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dan mantan Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI M Tonny Harjono mengemukakan, upacara itu memperingati dua peristiwa sekaligus, yakni serangan udara pertama yang yang dilakukan Angkatan Udara terhadap posisi musuh di Semarang, Ambarawa dan Boyolali.

Dan pada hari yang sama, sejumlah pahlawan TNI Angkatan Udara gugur setelah pesawat Dakota VT-CLA yang membawa bantuan kemanusiaan ditembak jatuh oleh Belanda di Ngoto, Bantul.

Peristiwa ini, jelasnya memberikan keteladanan kepada insan TNI Angkatan Udara, yakni selain keberanian dan kegagahan, juga tentang pengorbanan.

BACA JUGA  Operasi Keselamatan Progo 2026 Sukses Tekan Angka Kecelakaan

Tambahan pesawat tempur

Drum band meriahkan upacara Hari Bakti ke-79 di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta, Rabu. (Dok.Ist)

Usai upacara Marsekal TNI M Tonny Harjono mengatakan, TNI AU berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian kepada TNI AU.

“TNI Angkatan Udara mendapat tambahan alutsiswa antara lain pesawat tempur, pesawat angkut, helikopter dan rudal serta radar,” katanya.

Saat ini, jelasnya pesawat tempur yang sudah tiba adalah Rafale sebanyak enam unit dan segera terpasang dua unit radar. Upacara dimeriahkan dengan penampilan drumb band oleh karbol Akademi Angkatan Udara. (AGT/M-01)

BACA JUGA  Adi Soemarmo Jadi Bandara Domestik, Pelaku Pariwisata Panik

Related Posts

Wabup Sleman Buka Pra-Temu Nasional ke XV BEM Nusantara 2026

WAKIL Bupati Sleman, Danang Maharsa, secara resmi membuka pra-Temu Nasional XV Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara 2026 pada Senin (27/7), di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga. Pembukaan ditandai dengan pemukulan…

Prof. Amin Abdullah: Pancasila Harus Hadir Sebagai Etika Keilmuan

GURU Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Dr. M. Amin Abdullah menegaskan pendidikan Pancasila dituntut bertransformasi dan tidak lagi cukup diajarkan sebagai mata kuliah yang berorientasi hafalan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Jadi OTT ke-18 KPK

  • July 29, 2026
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Jadi OTT ke-18 KPK

Peringati Hari Bakti ke-79, TNI AU Tambah Alutsista

  • July 29, 2026
Peringati Hari Bakti ke-79, TNI AU Tambah Alutsista

Puluhan Orang Luka-luka akibat Gempa Jepang

  • July 29, 2026
Puluhan Orang Luka-luka akibat Gempa Jepang

Persib Segel Tiket ke Semifinal, Arema Jaga Peluang

  • July 28, 2026
Persib Segel Tiket ke Semifinal, Arema Jaga Peluang

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

  • July 28, 2026
Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

Indosat Berdayakan Ekonomi Lokal dan Percepat Transformasi AI

  • July 28, 2026
Indosat Berdayakan Ekonomi Lokal dan Percepat Transformasi AI