
KEPALA Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M Tonny Harjono memimpin upacara Hari Bakti ke-79 yang digelar secara sederhana namun khidmat di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta, Rabu.
Dalam upacara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dan mantan Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI M Tonny Harjono mengemukakan, upacara itu memperingati dua peristiwa sekaligus, yakni serangan udara pertama yang yang dilakukan Angkatan Udara terhadap posisi musuh di Semarang, Ambarawa dan Boyolali.
Dan pada hari yang sama, sejumlah pahlawan TNI Angkatan Udara gugur setelah pesawat Dakota VT-CLA yang membawa bantuan kemanusiaan ditembak jatuh oleh Belanda di Ngoto, Bantul.
Peristiwa ini, jelasnya memberikan keteladanan kepada insan TNI Angkatan Udara, yakni selain keberanian dan kegagahan, juga tentang pengorbanan.
Tambahan pesawat tempur

Usai upacara Marsekal TNI M Tonny Harjono mengatakan, TNI AU berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian kepada TNI AU.
“TNI Angkatan Udara mendapat tambahan alutsiswa antara lain pesawat tempur, pesawat angkut, helikopter dan rudal serta radar,” katanya.
Saat ini, jelasnya pesawat tempur yang sudah tiba adalah Rafale sebanyak enam unit dan segera terpasang dua unit radar. Upacara dimeriahkan dengan penampilan drumb band oleh karbol Akademi Angkatan Udara. (AGT/M-01)








