
MANAJEMEN Deltras FC menunjukan keseriusan mereka menyambut musim depan. Hal itu bisa dilihat saat mereka memperkenalkan Deddy Ardianto Wibowo sebagai President of Deltras FC yang baru. Deddy diperkenalkan langsung oleh CEO Deltras FC, Amir Burhanuddin dalam sesi konferensi pers di Merci Kafe, Sidoarjo, pada Jumat sore (17/7).
Dalam kesempatan itu pihak klub juga menegaskan komitmen jangka panjang mereka menjaga stabilitas tim. Salah satu keputusan krusial yang disepakati adalah kepastian home base Deltras FC yang tetap di Sidoarjo dan tidak akan dipindahkan ke kota lain. Stadion Gelora Delta Sidoarjo pun dipastikan akan tetap menjadi markas resmi tim berjuluk The Lobster tersebut.
“Mas Deddy memiliki komitmen bahwa Deltras FC adalah Sidoarjo, dan Sidoarjo adalah Deltras FC. Maka, Deltras FC tetap akan ber-base di Sidoarjo,” ujar Amir Burhanuddin.
Melalui penyegaran di struktur pimpinan ini, manajemen juga memaparkan hasil evaluasi teknis tim serta perkembangan persiapan menyongsong musim baru yang dilakukan bersama tim pelatih. Seluruh catatan evaluasi performa dari musim-musim sebelumnya telah dipresentasikan kepada calon pelatih sebagai pedoman utama untuk menyusun strategi ke depan.
Tren positif

Amir mereview bahwa grafik performa Deltras FC menunjukkan tren positif yang cukup bersaing dalam beberapa tahun terakhir. Setelah kompetisi sempat terhenti akibat pandemi pada 2022, Deltras FC hampir menembus babak semifinal pada musim 2023 dan hanya kalah selisih gol dari Persiraja.
Tren tersebut berlanjut pada musim 2024 dengan keberhasilan menembus babak delapan besar. Sementara pada kompetisi musim 2025 yang berjalan panjang selama hampir satu tahun penuh dengan 27 pertandingan, Deltras FC menyudahi musim dengan finis di peringkat kelima klasemen akhir.
“Secara persiapan kami cukup puas dengan posisi tersebut, namun secara prestasi banyak yang menyayangkan karena sebenarnya Deltras berpeluang finis di peringkat ketiga jika tidak mengendur di laga-laga akhir,” tambah Amir.
Visa pemain asing
Menatap musim baru, latihan perdana skuad Deltras FC tercatat sudah mulai berjalan sejak 13 Juli kemarin. Hingga saat ini, komposisi pemain lokal yang disiapkan sudah mencapai 70 persen.
Terkait pilar asing, manajemen kini menerapkan regulasi ketat di mana pemain baru diperbolehkan terbang ke Indonesia setelah seluruh proses administrasi dan visa resmi mereka terbit. Saat ini, tiga pemain asing dipastikan telah menjalin kesepakatan kontrak dan tinggal menunggu kelengkapan visa.
Di sisi lain, untuk meningkatkan gairah sepak bola di Kabupaten Sidoarjo dan memaksimalkan dukungan langsung di stadion, manajemen Deltras FC secara resmi menggandeng kelompok suporter fanatik mereka, Deltamania, sebagai mitra strategis.
Partner strategis
Deddy Ardianto Wibowo menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mengurus berbagai aspek di luar lapangan, sementara manajemen fokus pada performa tim.
“Kami melihat suporter ini sebagai salah satu partner strategis. Di mana kita bisa melakukan activation, event, maupun sosialisasi dengan bekerja sama dengan suporter,” urai Deddy.
Sebagai langkah konkret, manajemen dan perwakilan suporter akan bertemu dalam waktu dekat untuk merumuskan kerangka kegiatan, yang nantinya akan dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan. Kehadiran jumlah penonton yang masif di laga kandang akan menjadi indikator utama keberhasilan kolaborasi ini.
Selain itu, manajemen juga tengah menjajaki potensi pemanfaatan infrastruktur stadion dengan rencana menggelar acara nonton bareng (nobar) resmi di area Stadion Gelora Delta Sidoarjo saat The Lobster melakoni laga tandang (away) yang berjarak jauh. Rencana nobar ini diharapkan dapat menjaga kobaran semangat publik Sidoarjo di mana pun klub kebanggaan mereka bertanding. (OTW/M-01)








