Bandung Menjahit Persahabatan Asia Afrika Lewat Secangkir Kopi

PEMERINTAH Kota Bandung menjadikan kopi sebagai medium diplomasi untuk memperkuat persahabatan, kolaborasi dan kerja sama antarnegara dalam Gala Dinner Asia Africa Festival 2026 bertema “Regenerative Coffee Diplomacy: From Origins to Dialogue” di Plaza Balai Kota Bandung pada Jumat (10/7) malam.

Mewakili Wali Kota Bandung, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menyampaikan, tema tersebut menggambarkan bagaimana kopi bukan sekadar minuman, melainkan simbol yang menyatukan berbagai bangsa melalui sejarah, budaya, perdagangan, hingga dialog.

Kota Bandung memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan negara-negara Asia dan Afrika sejak Konferensi Asia Afrika 1955. Semangat Bandung yang lahir lebih dari tujuh dekade lalu dinilai tetap relevan sebagai fondasi moral dalam membangun solidaritas global.

“Semangat Bandung mengingatkan kita bahwa dialog lebih kuat daripada konflik, kerja sama lebih berharga daripada persaingan, dan keberagaman merupakan sumber kekuatan, bukan perpecahan,” tuturnya.

Tantangan dunia

Menurut Iskandar, dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, ketahanan pangan, ketidakpastian ekonomi, transformasi digital, hingga dinamika geopolitik global.

BACA JUGA  Sekolah di Bandung Kekurangan Mebeler akibat Perubahan Kuota PAPS

Tantangan tersebut hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi, saling percaya serta kemitraan yang setara. Karena itu, gala dinner ini tidak hanya menjadi jamuan makan malam, tetapi juga ruang mempererat hubungan antarpemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dari negara-negara Asia dan Afrika. Fokus utama malam ini adalah diplomasi kopi.

“Tema ‘From Origins to Dialogue’ menggambarkan perjalanan kopi yang berasal dari Afrika, kemudian berkembang di Asia hingga menjadi bagian dari budaya dunia. Kopi lebih dari sekadar minuman. Kopi menjadi simbol dedikasi para petani, sejarah perdagangan dunia, serta hubungan yang terus terjalin antarkebudayaan dan peradaban,” terangnya.

Iskandar menilai, sebagaimana perjalanan kopi yang melintasi benua, hubungan Asia-Afrika juga harus terus diperkuat melalui dialog, peningkatan perdagangan dan investasi, pengembangan sektor pariwisata, serta penciptaan kesejahteraan bersama.

BACA JUGA  Peringati HBI ke-75, Imigrasi Bandung Tabur Bunga di TMP Cikutra

Ekonomi kreatif

Kota Bandung juga memperkenalkan ekosistem kopi yang dimilikinya sebagai salah satu kekuatan ekonomi kreatif kota. Keberhasilan kopi Indonesia tidak lepas dari kontribusi para petani, pelaku usaha, roaster, barista, industri kreatif. Jingga generasi muda yang terus membawa kopi lokal dikenal di tingkat internasional.

“Perjalanan itu mengingatkan kita bahwa produk lokal dapat menjadi bahasa universal yang menghubungkan budaya, mempererat persahabatan, sekaligus membuka peluang baru. Inilah esensi diplomasi yang berakar pada budaya, digerakkan oleh kreativitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Iskandar menyebut Asia Africa Festival bukan sekadar perayaan budaya, melainkan platform diplomasi, kolaborasi, dan inovasi yang memperkuat hubungan antarbangsa.

Ia meyakini kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, industri kreatif, generasi muda, dan masyarakat sipil akan melahirkan berbagai solusi terhadap tantangan global sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

“Saya mengajak seluruh delegasi untuk terus menjaga semangat Bandung sebagai warisan sejarah sekaligus pedoman membangun masa depan bersama.”

“Saya juga mengapresiasi kepada seluruh delegasi, duta besar, kepala daerahndan tamu dari berbagai negara yang hadir dalam Asia Africa Festival 2026 serta berharap mereka dapat menikmati keramahan masyarakat Bandung beserta kekayaan budaya dan kuliner Kota Kembang,” ujarnya.

Doakan Walkot Bandung

Pada kesempatan tersebut pula, Iskandar menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan tidak dapat hadir akibat sedang menjalani perawatan kesehatan.

Ia juga mengajak seluruh tamu undangan untuk mendoakan agar Wali Kota Bandung segera pulih dan kembali menjalankan tugas melayani masyarakat. (zahra/M-01)

Related Posts

FBI Apresiasi Ditressiber Polda Jateng atas Pengungkapan Kasus Pig Butchering Scam

DIREKTORAT Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Tengah menerima apresiasi dari Federal Bureau of Investigation (FBI) atas keberhasilan mengungkap kasus penipuan daring lintas negara bermodus pig butchering scam. Apresiasi tersebut disampaikan…

Warga Diajak Teladani Semangat dan Keberanian para Pejuang

WALI   Kota Semarang Agustina Wilujeng mengajak masyarakat meneladani keberanian dan pengabdian para pejuang Pertempuran Lima Hari di Semarang. Ajakan itu disampaikan dalam upacara peringatan ke-81 di kawasan Tugu Muda, Rabu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

FBI Apresiasi Ditressiber Polda Jateng atas Pengungkapan Kasus Pig Butchering Scam

  • October 15, 2026
FBI Apresiasi Ditressiber Polda Jateng atas Pengungkapan Kasus Pig Butchering Scam

Warga Diajak Teladani Semangat dan Keberanian para Pejuang

  • October 15, 2026
Warga Diajak Teladani Semangat dan Keberanian para Pejuang

Wamendikdasmen Harap Dewan Pendidikan Bisa Tingkatkan Mutu Layanan

  • October 14, 2026
Wamendikdasmen Harap Dewan Pendidikan Bisa Tingkatkan Mutu Layanan

Respons Berbagai Musibah Pemkab Garut Gelar Doa Bersama

  • October 14, 2026
Respons Berbagai Musibah Pemkab Garut Gelar Doa Bersama

Bupati Garut Soroti Kesenjangan Partisipasi Sekolah Swasta

  • October 14, 2026
Bupati Garut Soroti Kesenjangan Partisipasi Sekolah Swasta

Penalti Peralta Antar Persib Kalahkan The Cong-Viettel

  • October 14, 2026
Penalti Peralta Antar Persib Kalahkan The Cong-Viettel