Tim SAR masih Mencari Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang

SEORANG mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2024, Arief Wibisono, dikabarkan hilang kontak saat perjalanan turun dari Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung sejak Sabtu (9/5) sore.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, Arief dalam perjalanan turun dari Gunung Puntang bersama dua rekannya. Namun, dalam perjalanan Arief berjalan lebih dahulu. Sementara itu, kedua rekannya tiba di basecamp Pasirkuda tanpa menemukan Arief dan hingga kini belum berhasil melakukan kontak.

Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan kepolisian setempat dilaporkan telah turun melakukan pencarian, sementara keluarga yang bersangkutan juga sedang menuju lokasi.

Pihak Basarnas menyampaikan bahwa proses pencarian terus dilakukan dengan menghimpun berbagai informasi dari rekan-rekan korban. Selain itu, tim juga telah bergerak menyisir bagian-bagian maupun jalur-jalur lain yang sebelumnya belum dilalui dalam pencarian awal.

BACA JUGA  Gempa Guncang Bandung, 233 Rumah di Garut Rusak

Terus berkoordinasi

Basarnas juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan relawan di wilayah Bandung Raya untuk membantu operasi pencarian pada hari ini. Koordinasi bersama pihak kepolisian pun terus dilakukan guna memperluas proses pencarian terhadap Arief. Pihak Basarnas menambahkan bahwa informasi terbaru terkait perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala.

Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, Dr. Eng. Nita Yuanita menyatakan, pihak kampus telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan kini fokus utama adalah mendukung proses pencarian.

Saat ini, Anindrya Nastiti Ketua Program Studi Magister Teknik Lingkungan beserta Dr. Ir. Andri Gumilar dan staf ITB sedang berada di lokasi untuk menemani keluarga.

BACA JUGA  Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

“Mohon doanya agar Arief segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” tutur Nita. (zahra/M-01)

Related Posts

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) terjadi  terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bahkan harus menutup…

Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

DALAM waktu sepekan dari Jumat (31/7) hingga Kamis (6/8), Gunung  terjadi sekali awan panas guguran dengan jarak luncur yang tidak teramati. Pada periode yang sama, teramati terjadinya guguran lava sebanyak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

  • August 10, 2026
Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

  • August 9, 2026
Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu,  Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • August 9, 2026
Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

  • August 8, 2026
AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

  • August 8, 2026
Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

Persib Datangkan Bek Tengah Asal Kroasia, Danijel Loncar

  • August 8, 2026
Persib Datangkan Bek Tengah Asal Kroasia, Danijel Loncar