Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

SEBANYAK 585 peternak kambing dan domba yang tergabung dalam 117 kelompok ternak di Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Bimbingan Teknis Budi Daya dan Pengembangbiakan Kambing dan Domba yang digelar Fakultas Peternakan UGM.

Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, menjelaskan kegiatan ini merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan subsektor peternakan, khususnya pada sektor ruminansia kecil.

“Fakultas Peternakan UGM berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan subsektor peternakan, tidak hanya di Yogyakarta tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Penopang ekonomi

Dikatakan kambing dan domba memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas sebagai sumber protein hewani, tetapi juga sebagai penopang ekonomi rumah tangga serta memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat di masyarakat.

BACA JUGA  Prof Sri Raharjo: MBG Perlu Fokus pada Keamanan Pangan

Melalui kegiatan Bimtek ini, katanya Fapet UGM berupaya menghadirkan transfer ilmu dan teknologi yang aplikatif, sesuai dengan kebutuhan peternak dan kondisi lokal. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peternak dalam mengelola usaha ternak secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Prof. Budi Guntoro juga menekankan pentingnya penerapan prinsip peternakan berkelanjutan, yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta kesejahteraan hewan.

Kemandirian peternak

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Aris Eko Nugroho,  menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam mendukung peternak memanfaatkan bantuan ternak secara optimal.

“Harapan kami, kambing dan domba yang dikembangkan di Yogyakarta dapat benar-benar menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pakar Prediksi Kabinet Prabowo-Gibran akan Gemuk

Anggota Komisi B DPRD DIY, Yan Kurnia Kustanto, menekankan kemandirian peternak agar tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

Melalui Bimtek, Yan berharap agar bisa dimanfaatkan peternak untuk membangun jejaring serta mengakses berbagai peluang, seperti CSR maupun perbankan.

Bimtek kambing dan domba diadakan pada  April-Mei. Pada April diselenggarakan sebanyak 4 batch dan bulan Mei sebanyak 3 batch. Masing-masing batch diadakan selama 2 hari. (AGT/A-01)

Admin

Related Posts

Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong

‎PENDIDIKAN berkualitas menjadi salah satu kunci dalam mempersiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah. Semangat tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat…

Tim Trauma Healing Polda Jateng Dampingi Warga Terdampak Gempa di NTT

TIM Trauma Healing Polda Jawa Tengah mendampingi 243 warga terdampak gempa di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, selama dua hari, 19–20 Agustus 2026. Pendampingan dilakukan oleh personel…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

  • August 21, 2026
Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong

  • August 21, 2026
Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong

Tim Trauma Healing Polda Jateng Dampingi Warga Terdampak Gempa di NTT

  • August 21, 2026
Tim Trauma Healing Polda Jateng Dampingi Warga Terdampak Gempa di NTT

Seorang Warga Jombang Ditemukan Tewas Mengambang dengan Wajah Lebam

  • August 21, 2026
Seorang Warga Jombang Ditemukan Tewas Mengambang dengan Wajah Lebam

KPK Tangkap Tangan Jajaran Rektorat Unsoed, Kemendikti Menyesal

  • August 21, 2026
KPK Tangkap Tangan Jajaran Rektorat Unsoed, Kemendikti  Menyesal

Penggunaan Sound Horeg pada Puncak Peringatan HUT ke-81 RI di Kebonsari Dibatasi 

  • August 21, 2026
Penggunaan Sound Horeg pada Puncak Peringatan HUT ke-81 RI di Kebonsari Dibatasi