
TIM nasional Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan Bulgaria o-1 pada laga final FIFA Series yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3) malam WIB.
Satu-satunya gol kemenangan Bulgaria dalam laga itu dicetak lewat eksekusi penalti Marin Petkov menit 38. Sebelumnya wasit yang memimpin pertandingan Nazmi Nasaruddin melakukan pengecekan VAR untuk memeriksa kontak Kevin Diks dengan Zdravko Dimitrov di kotak terlarang Indonesia.
Dari tinjauan tersebut, wasit memutuskan bahwa Diks melanggar Dimitrov dan memberikan hadiah penalti kepada Bulgaria. Penalti yang dilakukan pada menit ke-38 tersebut diambil oleh Marin Petkov. Eksekusi pemain 22 tahun itu mengarah ke sisi kanan gawang Indonesia dan gagal diantisipasi kiper Emil Audero. Dan itu menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga tersebut.
Meski kalah, skuat Garuda sehatinya tampil dominan dalam laga tersebut. Selisih peringkat FIFA kedua tim yang terpaut cukup jauh ternyata justru berbanding terbalik.
Indonesia lebih banyak mengusai pertandingan. Sayangnya semua peluang yang didapat para punggawa timnas Indonesia gagal menghasilkan gol. Semangat juang para pemain itu pun dipuji arsitek timnas John Herdman.
“Para pemain telah berjuang dalam menampilkan permainan terbaik mereka. Tapi ini pertandingan, ada yang menang dan ada yang kalah. Tentu saja kami akan segera melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan,” ujar Herdman selepas laga. (*/N-01)






