Trump Disebut Mulai Putus Asa Hadapi Iran

RENCANA Presiden Amerika SerIkat, Donald Trump untuk menundukkan Iran secara cepat dan tepat ternyata jauh panggang dari api. Alih-alih sukses membuat pemerintahan boneka seperti yang mereka lakukan di Venezuela, Trump justru melihat dampak kerusakan global dari kebijakannya sendiri.

Sementara Iran sendiri sampai kini belum juga mau menyerah. Itu sebabnya Trump disebut-sebut mulai putus asa.

Diungkapkan Profesor ilmu politik dari Universitas Chicago, Robert Pape, Trump sudah sangat putus asa menghadapi Iran dalam perang yang makin memanas ini. Hal itu bisa dilihat dari serangan AS ke pusat ekspor minyak mentah di Taheran, Pulau Kharg.

“Sulit untuk memahami pikiran Donald Trump. Tetapi saya pikir apa yang dia coba lakukan adalah mendapat kembali kendali atas situasi ketika dia kehilangan kendali dari jam ke jam, hari demi hari,” kata Pape dikutip Al Jazeera.

Melambungkan harga minyak

BACA JUGA  Jumlah Korban Kebakaran di Los Angeles Jadi 16 Orang

Menuru Pape, rencana awal AS sebenarnya hanya menyerang Iran dalam hitungan hari. Namun, karena tujuan tak tercapai AS terus menekan Iran. Tapi serangan balasan Teheran juga tak kalah intensif.

Iran bukan hanya meluluhlantakan kota-kota di Israel dan pangkalan AS di Timur Tengah, mereka juga menutup Selat Hormuz yang membuat harga minyak melambung dan mengancam ketersediaan energi global.

“Dia pikir dia akan mendapatkan perubahan rezim dan bahwa kepemimpinan Iran akan runtuh seperti rumah kartu remi setelah gugurnya Ali Khamenei dan petinggi militer.  Tetapi dia kemudian terkejut Iran tidak runtuh,” kata Pape.

Ideologi Iran

Fakta bahwa Iran punya ideologi yang kuat dan tak mudah digoyah membuat Trump bingung. Apalagi Iran juga punya mekanisme pemilihan calon pemimpin tertinggi yang begitu jelas.

BACA JUGA  Pasukan Perdamaian PBB Keukeuh Bertahan di Lebanon

Usai Khamenei tewas, Iran membentuk dewan pemerintah sementara. Di waktu yang sama, Iran menyiapkan pengganti Khamenei dalam pemilihan yang diadakan Majelis Pakar.

Untuk menutupi keputusasaannya Trump pun melanjutkan serangan. Namun ia mengatakan dalam serangan tersebut AS memilih menghindari mengebom infrastruktur minyak Iran.

Ia hanya mengancam akan mempertimbangkan menghancurkan infrastruktur minyak apabila Iran dan sekutunya mengganggu kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.

Ancam balik

“Jika Iran, atau pihak mana pun, melakukan tindakan apa pun yang mengganggu kebebasan dan keamanan pelayaran kapal melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan ini,” tambah Trump dalam sebuah postingan di Truth Social.

Pulau Kharg selama ini dikenal sebagai pusat ekspor minyak Iran. Sekitar 90 persen minyak mentah Iran dimuat dari pulau itu sebelum dikirim ke negara pembeli.

BACA JUGA  Israel Berulah, AS dan Ukraina Kena Getah

Namun ancaman Iran juga tidak kalah keras. Mereka siap membakar semua  kilang minyak yang terkait dengan AS. (*/A-01)

Admin

Related Posts

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut penangkapan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap tangan (OTT) karena dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.…

Korban Gempa Jepang Terus Bertambah

KORBAN jiwa dalam bencana gempa di Jepang terus bertambah. Hal itu karena belum semua gedung atau rumah-rumah yang roboh dibersihkan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Rabu, menyampaikan korban meninggal dunia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

  • July 30, 2026
Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

  • July 30, 2026
Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00