Polda DIY Perketat Pengawasan Jalur Mudik

KAPOLDA DIY memastikan pengawasan akan diperketat di jalur-jalur yang memiliki kondisi tertentu guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas.

Kapolda DIY, Irjen Pol. Anggoro Sukartono menyampaikan bahwa informasi mengenai kondisi jalan tersebut menjadi masukan penting bagi petugas yang akan terlibat dalam pengamanan arus mudik.

Pada jalur yang belum dapat diperbaiki dalam waktu dekat, pengamanan akan ditingkatkan dengan penempatan personel secara lebih intensif.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan pengguna jalan yang belum mengetahui kondisi jalan di wilayah yang mereka lalui.

Tingkatkan pengamanan

“Pada jalur-jalur yang sudah ditandai memiliki kondisi tertentu, pengamanan akan kami tingkatkan. Personel akan ditempatkan lebih intensif dibandingkan jalur yang sekadar menjadi spot pengawasan biasa,” kata Anggoro di Yogyakarta, Rabu.

BACA JUGA  182 Personel Polda DIY Naik Pangkat

Ia menambahkan, peningkatan pengamanan ini juga bertujuan mengantisipasi ketidaktahuan masyarakat terhadap kondisi jalan yang mereka lalui, terutama bagi pemudik dari luar daerah yang tidak terbiasa dengan karakteristik jalur di Yogyakarta.

“Banyak masyarakat yang datang dari luar daerah belum mengetahui kondisi jalur yang mereka lalui. Dengan informasi yang disampaikan lebih awal, kita bisa mencegah potensi kecelakaan akibat ketidaktahuan tersebut,” tambahnya.

Perkuat koordinasi

Selain peningkatan pengawasan di jalur tertentu, kepolisian juga akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk menyebarkan informasi mengenai kondisi jalur mudik kepada masyarakat.

Penyampaian informasi ini dinilai penting agar pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik, termasuk mengantisipasi kemungkinan perlambatan kendaraan di beberapa ruas jalan. (AGT/N-01)

BACA JUGA  KAI Wisata Siapkan KA Java Priority untuk Angkutan Lebaran

Dimitry Ramadan

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

  • October 29, 2026
Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa