
TEMPAT Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat ditargetkan bisa kembali pulih dalam sepekan setelah musibah longsor pada Minggu (8/3). Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto.
Menurut Asep, saat ini mereka fokus membersihkan material longsoran sekaligus menata kembali area terdampak longsor di Zona 4A.
“Kami menargetkan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam sepekan. Saat ini tim di lapangan sedang menangani material longsor di aliran sungai,” ujar Asep di Jakarta.
Material longsoran di aliran sungai itu, kata dia, akan dipindahkan ke area penimbunan, yakni Zona 4 Kecil dan Zona 4 Besar. Penataan ulang juga dilakukan agar kondisi zona tersebut lebih aman dan tertata.
DLH menargetkan aliran sungai di sekitar lokasi kejadian dapat segera kembali lancar, sehingga air tidak lagi meluap ke badan jalan.
Perbaiki turap
Selain itu, DLH DKI juga akan memperbaiki turap kali di dua titik yang terdampak luapan air. Hal itu untuk memastikan infrastruktur di sekitar area TPST tetap aman serta mencegah potensi gangguan baru.
Menurut Asep, meski masih dalam perbaikan, pelayanan pembuangan sampah Jakarta tetap berjalan melalui tiga titik aktif, yakni Zona 1, Zona 2, dan Zona 5 dengan kapasitas sekitar 4.000 ton per hari.
“Setelah proses perbaikan selesai zona tersebut akan kembali dioperasikan dengan tambahan kapasitas layanan sekitar 1.500 ton sampah per hari,” ujarnya. (*/N-01)







