Keberangkatan dan Kedatangan Jemaah Umrah masih Normal di Bandara Juanda

KENDATI  kawasan Timur Tengah terus memanas akibat perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, hal itu tidak berdampak pada penerbangan jemaah umrah. Di Bandara Internasional Juanda Kabupaten Sidoarjo, keberangkatan maupun kedatangan jemaah umrah, masih terlihat normal seperti biasa.

Seperti terlihat pada Senin siang (2/3), rombongan jemaah umrah terlihat tetap berangkat, melalui Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Kabupaten Sidoarjo. Mereka tidak terpengaruh dengan imbauan Kementerian Haji, yang meminta jemaah umrah menunda keberangkatan ke Tanah Suci.

Rombongan jemaah umrah tersebut, dijadwalkan terbang ke Jeddah, Arab Saudi, Senin pukul 13.58 WIB. Mereka berangkat terbang langsung ke Jeddah dengan maskapai Lion Air.

Ketibaan jemaah

Suasana bandara Juanda masih terlihat normal. (Dok.Ist)

Sementara di pintu kedatangan penerbangan internasional, juga terlihat rombongan jemaah umrah baru tiba di Bandara Internasional Juanda. Rombongan jemaah umrah tersebut juga terbang langsung dari Jeddah pada pukul 21.00 malam kemarin, dan tiba di Bandara Internasional Juanda Senin jam 12.00 WIB.

BACA JUGA  Bandara Juanda Layani 14 Juta Penumpang Selama 2024

Salah satu jemaah umrah, Tuminah,49, asal Blora Jawa Tengah, mengaku penerbangan mereka kembali ke tanah air lancar. Penjual rempeyek ini menjelaskan, perang yang terjadi di wilayah Timur Tengah tidak berpengaruh pada kegiatan ibadah mereka.

Tuminah mengaku pertama kali mengetahui kabar perang dari keluarganya di kampung halaman. Informasi itu membuatnya cemas, terlebih setelah ia menuntaskan rangkaian ibadah umrah dan bersiap pulang.

“Saya dikabari keluarga di Blora katanya ada perang. Saya jadi kepikiran, bisa pulang enggak ya. Sampai sempat enggak bisa tidur, tapi alhamdulillah perjalanan pulang lancar sesuai jadwal, tidak ada delay juga,” kata Tuminah.

Tidak bisa ditunda

Suasana bandara Juanda masih terlihat normal. (Dok.Ist)

Tuminah berangkat umrah pada 17 Februari lalu, rombongan 42 orang dengan biro perjalanan PT Nabila Inti Persada. Mereka pulang satu pesawat dengan jemaah umrah dari biro perjalanan lainnya.

BACA JUGA  Serangan Israel Tewaskan 38 Warga dan 3 Wartawan

Sementara itu pihak biro travel umrah mengaku, pihaknya tidak bisa menunda keberangkatan jamaah umrah yang persiapannya sudah 100 persen. Sebab dana umrah sudah disetorkan untuk biaya pesawat, hotel, dan akomodasi selama di Tanah Suci.

“Kalau persiapan sudah 100 persen lalu ditunda, tentu mengganggu operasional travel. Tapi kalau ada kebijakan pemerintah, kami tetap ikut dan akan dialog dengan jamaah soal biaya yang sudah keluar,” kata Dirut PT Nabila Inti Persada Genta Imam Sanjaya.

Meskipun begitu, pihak biro travel akan terus mengikuti perkembangan keamanan di Timur Tengah. Di antaranya menunggu pemerintah mengeluarkan travel warning, apabila perang di Timur Tengah semakin membahayakan penerbangan dan jemaah umrah.

BACA JUGA  Iran Siap Hentikan Serangan jika Isreal tak lagi Menyerang

“Kita tetap mengikuti imbauan pemerintah, misalnya nanti muncul travel warning pemerintah,” kata Imam. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kadin Kota Tasikmalaya Gandeng Sandiaga Gelar Training Center

KAMAR Dagang dan Industeri (Kadin) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat mengadakan event bertajuk Growth Trip melalui Training Center berkolaborasi dengan payung enterpreneur Sukapura dan Nur Corner, Rabu (28/2). Kegiatan tersebut, merupakan…

Pemkot Bandung Beri Insentif PBB 2026

PEMERINTAH Kota Bandung resmi mengeluarkan kebijakan insentif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Bandung Nomor 973/Kep.437-Bapenda/2026 tentang Keringanan Pokok dan Pembebasan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kadin Kota Tasikmalaya Gandeng Sandiaga Gelar Training Center

  • March 2, 2026
Kadin Kota Tasikmalaya Gandeng Sandiaga Gelar Training Center

Kalog Bidik Pendapatan Rp 2,47 Triliun pada 2026

  • March 2, 2026
Kalog Bidik Pendapatan Rp 2,47 Triliun pada  2026

Pemkot Bandung Beri Insentif PBB 2026

  • March 2, 2026
Pemkot Bandung Beri Insentif PBB 2026

Resmikan Balai Desa di Aceh, UGM Fokus Pemulihan Pascabencana

  • March 2, 2026
Resmikan Balai Desa di Aceh, UGM Fokus Pemulihan Pascabencana

UGM Kritik Keputusan Pemerintah Tanda Tangani ART dengan AS

  • March 2, 2026
UGM Kritik Keputusan Pemerintah Tanda Tangani ART dengan AS

BMKG: Curah Hujan Masih Tinggi, Pemudik Diimbau Hati-hati

  • March 2, 2026
BMKG: Curah Hujan Masih Tinggi, Pemudik Diimbau Hati-hati