200 Dosen Dididik Ideologi Pancasila

SEBANYAK 200 dosen dari 108 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Ideologi Pancasila di Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebagai ruang konsolidasi penguatan ideologi di lingkungan akademik.

Pembukaan Diklat Angkatan V dilaksanakan di Novotel Semarang pada Selasa, 24 Februari 2026. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa dosen memiliki peran krusial karena nilai-nilai Pancasila dikonstruksikan secara sistematis di bangku kuliah.

Menurutnya, mahasiswa merupakan calon pemimpin masa depan sehingga ideologi Pancasila harus tertanam bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai sikap dan tindakan. Ia juga menekankan bahwa penguatan ideologi berkorelasi langsung dengan kondusivitas wilayah, karena persatuan dan stabilitas sosial menjadi prasyarat utama pembangunan.

BACA JUGA  Gandeng Mahasiswa, ISNU Bali Gelar Diskusi Nilai Pancasila dalam Kehidupan Nyata

Jadi embrio

Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila di Semarang, Jawa Tengah. (Dok/Ist)

Sumarno menyoroti pentingnya pendekatan trainer of trainers dalam pelatihan tersebut. Dengan model ini, para dosen diharapkan mampu menjadi embrio penyebaran nilai-nilai Pancasila secara lebih luas di kampus dan masyarakat, khususnya di Jawa Tengah.

Sementara itu, Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menyampaikan bahwa pembinaan ideologi kini diperkuat melalui buku teks utama yang diterbitkan BPIP bersama kementerian terkait. Buku tersebut telah diterapkan mulai dari jenjang PAUD hingga SLTA, dan saat ini tengah disiapkan buku teks utama Pendidikan Pancasila untuk perguruan tinggi.

Ia juga mengapresiasi implementasi Pendidikan Pancasila di Kota Semarang yang disebut hampir mencapai 98 persen dalam penyelenggaraan berbasis buku teks utama.

BACA JUGA  Masyarakat Diminta Bantu Membumikan Pancasila

Motor penggerak

Dari total peserta, 140 dosen berasal dari luar Kota Semarang dan 60 dosen dari Semarang. Selama pelatihan, peserta difokuskan pada penguatan kemampuan mengonstruksikan karakter Pancasila melalui aspek pengetahuan, disposisi, dan tindakan, khususnya dalam Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Pendidikan Pancasila.

Melalui forum ini, diharapkan para dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi motor penggerak internalisasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan akademik. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Tim SAR Temukan Satu Wisatawan Meninggal di Pantai Karangpapak Santolo

TIM Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan satu orang wisatawan yang terseret arus ombak Pantai Karangpapak Santolo, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut sejauh 800 meter. Korban selanjutnya, dibawa…

Kebakaran di TPA Nangkaleah belum Padam, Delapan Kampung Terdampak Asap

PETUGAS gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana dibantu warga masih terus melakukan pemadaman lahan seluas 5 hektare yang membakar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Nangkaleah, Kampung Cioray, Desa Sukasukur,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gulung Australia, Tim Voli Indonesia ke Perempat Final AVC Continental

  • August 26, 2026
Gulung Australia, Tim Voli Indonesia ke Perempat Final AVC Continental

Tim SAR Temukan Satu Wisatawan Meninggal di Pantai Karangpapak Santolo

  • August 26, 2026
Tim SAR Temukan Satu Wisatawan Meninggal di Pantai Karangpapak Santolo

Kebakaran di TPA Nangkaleah belum Padam, Delapan Kampung Terdampak Asap

  • August 26, 2026
Kebakaran di TPA Nangkaleah belum Padam, Delapan Kampung Terdampak Asap

Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

  • August 26, 2026
Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

  • August 26, 2026
Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka

  • August 26, 2026
Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka