
SUASANA dini hari yang hening di Perum Grand Permata Tembalang, Meteseh, Kota Semarang, mendadak berubah menjadi operasi penyelamatan pada Senin (16/02).
Personel Satuan Brimob Kepolisian Daerah Jawa Tengah bergerak cepat menembus genangan banjir untuk mengevakuasi seorang warga yang membutuhkan penanganan medis darurat.
Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan warga yang terjebak di dalam rumah saat debit air meningkat drastis akibat hujan deras yang mengguyur Kota Semarang dan sekitarnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Taktis SAR Satbrimob Polda Jateng menggelar apel kesiapan dan pergeseran pasukan pada pukul 03.00 WIB di bawah pimpinan Pasiops Yon A Pelopor, Iptu SJ Suseno.
Sekitar pukul 03.20 WIB, tim yang dipimpin Iptu Saifudin Zuhri tiba di lokasi dan langsung melakukan penyisiran di Perum Grand Permata Tembalang C8 No. 3, RT 09/RW 03, Kelurahan Rowosari.
Fokus utama adalah mengevakuasi Fatma Putri Anwar (25), warga yang dalam kondisi lemah pascaoperasi dan memiliki riwayat penyakit autoimun.
Genangan banjir yang merendam lingkungan sekitar membuat mobilitas korban sangat terbatas dan berisiko bagi kesehatannya.
Dengan menggunakan pelampung dan peralatan SAR standar, personel Brimob mengevakuasi korban ke titik aman. Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim medis untuk mendatangkan ambulans guna merujuk korban ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan perawatan intensif.
Brimob Polda Jateng siaga
Komandan Satuan Brimob Polda Jateng, Kombes Pol Noor Hudaya, menegaskan kesiapsiagaan personel SAR menjadi prioritas dalam menghadapi cuaca ekstrem.
“Negara harus hadir di tengah kesulitan masyarakat. Personel SAR Brimob kami siagakan 24 jam untuk merespons cepat laporan warga. Fokus kami adalah penyelamatan nyawa, terutama warga sakit, lansia, maupun anak-anak yang terjebak banjir,” ujarnya.
Operasi kemanusiaan berakhir pada pukul 06.30 WIB setelah seluruh personel melaksanakan konsolidasi dan memastikan situasi di lokasi terkendali. Keberhasilan evakuasi ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Jawa Tengah dalam merespons cepat setiap kondisi darurat.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengapresiasi respons cepat Satbrimob dalam situasi darurat tersebut.
“Tindakan sigap ini merupakan wujud Polri yang responsif dan humanis. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan darurat. Jajaran Polda Jateng selalu siap siaga di garda terdepan,” katanya. (Htm/S-01)






