AK9 Resmikan Pusat Pelatihan Anjing Profesional di Jagakarsa

AK9, pusat pelatihan anjing profesional di Indonesia, meresmikan lokasi barunya di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2). Kehadiran AK9 Jakarta menandai ekspansi layanan setelah sebelumnya membangun reputasi kuat di Bandung.

Fasilitas seluas hampir 4.000 meter persegi itu didukung koneksi internet dedicated berkecepatan tinggi dari CBN untuk menunjang operasional dan kegiatan pelatihan.

Peresmian ini menjadi tonggak baru dalam pengembangan AK9 Dog Training sekaligus menegaskan komitmen lembaga tersebut dalam meningkatkan kualitas bidang kinologi, keamanan, dan operasi pencarian serta penyelamatan (K9 SAR). AK9 juga menargetkan peningkatan kesejahteraan para pecinta anjing melalui pelatihan yang terstruktur dan modern.

Pusat pelatihan ramah anjing

AK9 menggabungkan metode pelatihan profesional dengan pendekatan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari. Selain sebagai pusat pelatihan, lokasi ini juga dirancang ramah anjing dan dapat dimanfaatkan sebagai ruang kegiatan komunitas, termasuk acara dan pertemuan para pecinta anjing di Jakarta.

BACA JUGA  Jumlah Titik Banjir di Jabodetabek Meluas Hingga Senin Malam

Secara visi, AK9 ingin menjadi lembaga terdepan yang tidak hanya melatih anjing peliharaan sebagai teman keluarga, tetapi juga membangun ekosistem pelatihan anjing kerja yang berkontribusi pada keselamatan masyarakat dan keamanan negara.

Baik AK9 Jakarta maupun AK9 Bandung mengusung empat pilar utama, yakni pelatihan profesional, pencarian dan penyelamatan (SAR), keamanan, serta edukasi dan pengembangan komunitas.

Pelatihan anjing profesional dan edukasi

Peresmian AK9 Jakarta yang berlokasi di Jalan H. Moh Kahfi 1 No.121, Ciganjur, Jagakarsa, diisi dengan berbagai agenda edukatif dan interaktif. Rangkaian kegiatan meliputi peresmian simbolik fasilitas, demonstrasi kemampuan anjing K9, sesi edukasi dan pengenalan program AK9, hingga kegiatan jejaring komunitas dan hiburan.

BACA JUGA  Gempa Landa Jabodetabek pada Rabu Malam

Acara grand opening turut dihadiri perwakilan TNI dan Polri, Basarnas, BNPB, pemadam kebakaran, unsur potensi SAR, serta sejumlah figur publik. Kehadiran berbagai instansi tersebut menunjukkan pentingnya peran anjing K9 dalam mendukung tugas operasional dan kemanusiaan.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Perkumpulan Kinologi Indonesia (PERKIN), penggiat Dog Sport Indonesia, berbagai komunitas pecinta anjing, serta sejumlah sponsor dan mitra strategis AK9 Jakarta. (*/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Sumberadi, Mlati, Sleman, Selasa (10/2). Program TMMD dinilai mampu mempercepat akselerasi…

DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane menyusul ditemukannya ikan-ikan mati mendadak sejak Senin (9/2) malam. Imbauan tersebut disampaikan Selasa (10/2) setelah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

  • February 10, 2026
Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

  • February 10, 2026
Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

  • February 10, 2026
DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane