
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta melaporkan terjadinya awan panas Gunung Merapi pada Minggu (1/2) pukul 13.48 WIB.
Awan Panas Guguran ini meluncur hingga sejauh 1.500 meter dari puncak dengan amplitudo maksimal 16 milimeter.
Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santosa dalam keterangannya mengatakan, awan panas guguran ini tercatat dalam peralatan pemantau selama 150,98 detik.
Dikatakan, awan panas tersebut mengarah ke barat daya masuk hulu Sungai Boyong. Menurut dia, meski terjadi awan panas masyarakat diminta tetap tenang apalagi masih jauh dari kawasan permukiman pendukuk. (AGT/N-01)







