
UNIVERSITAS Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Jawa Barat melaksanakan pemilihan calon Rektor untuk periode 2026-2030. Sebanyak delapan orang bakal calon rektor siap mengikuti pemilihan tersebut.
Mereka pun dipesilahkan mengambil nomer urut di Gedung Muhammad Nu’man Somantri yang disaksikan Ketua Senat, Dosen, perwakilan fakultas, pegawai yang hadir.
Ketua Pelaksana Pemilihan bakal calon Rektor Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Nanang Rusdiana mengatakan, pembukaan bakal calon rektor terbuka bagi pada sivitas akademika. Namun dari awal yang tercatat 15 orang pendaftar hanya 8 orang yang mengembalikan formulir. Panitia pun langsung melakukan pemeriksaan terkait keabsahaan bakal calon.
“Bakal calon Rektor Unsil Tasikmalaya ini nantinya diverifikasi. Selanjutnya mereka akan menyerahan visi misi pada program masa depan Unsil yang lebih baik. Pemilihan calon rektor pada 24 Februari nanti seluruhnya dalam proses transparan, objektif, akutabel dan demokrasi serta bermartabat,” katanya, Kamis (29/1/2026).
Berdampak bagi masyarakat

Sementara itu, Ketua Senat Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Prof Deden Mulyana mengatakan, pemilihan rektor Unsil sudah dilakukan ketiga kalinya. Para bakal calon Rektor akan memperebutkan 35 orang yang memiliki hak suara. Mereka diharapkan bisa melakan kampanye yang baik, sejuk, sehat dan bisa berdampak bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.
“Para calon yang menjadi rektor nantinya bisa mengembangkan Unsil Tasikmalaya mempunyai dampak bagi masyarakat, berkarya, komitmen, memajukan. Setelah pemetapan nomer urut mereka dipersailahkan utnuk melakukan kampanye.. Namun waktunya tidak lama, karena pada 24 Februari akan dilakukan sidang terbuka paparan visi misi calon dan senat sidang tertutup akan menetapkan 3 calon,” pungkasnya. (YY/N-01)









