
WAKIL Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menyoroti pembangunan gedung Poliklinik RSUD Dr Soekardjo yang mangkrak. Dia pun meminta pembangunan itu dilanjutkan agar bisa melayani masyarakat secara maksimal.
Hal itu dungkapkan Wapres saat saat meninjau pelayanan pendaftaran rawat jalan, poli anak, bidan, saraf, gedung rawat inap hingga layanan farmasi RSUD Dr Soekardjo di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/1).
“Kenapa itu bangunan belum diselesaikan?” tanya Gibran kepada Wakil Gubernur Jabar dan Wali Kota Tasikmalaya dan Direktur RSUD Dr Soekardjo, Budi Tirmadi.
Saat menjawab pertanyaan Wapres tersebut, Budi Tirmadi mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan anggaran ke Provinsi Jabar.
Refocusing anggaran

Kepada wartawan, Budi Tirmadi juga menjelaskan bahwa pembangunan poliklinik akan dilanjutkan tahun ini.
“Bangunan yang disorot Wapres RI sudah disampaikan kepada Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan. Rencana bangunan Poliklinik mangkrak akan diselesaikannya tahun ini melalui anggaran Provinsi Jabar. Karena, pemerintah daerah sudah mengajukan permohonan sebesar Rp 26 miliar,” ujarnya.
Menurutnya, bangunan poliklinik mangkrak lantaran adanya refosusing anggaran sejak kasus Covid-19 dan hingga bangunan akan dilanjutkan lagi tahun ini. Karena, awalnya bangunan yang dibangun tersebut tersedia anggaran dan kasus Covid-19 saat itu terjadi hingga sekarang bangunan tidak bisa berjalan lantaran kurang biaya.
“Kami sudah menyampaikan langsung ke Wakil Gubernur Jabar di hadapan Wapres RI dan mereka minta supaya pembangunan dilanjutkan. Karena, bangunan poliklinik ke depannya akan digunakan untuk poli anak, bidan dan saraf lantaran sejumlah ruangan yang kondisinya sempit,” pungkasnya. (YY/N-01)







