Juara Bertahan Putra dan Putri Proliga Tumbang di Deli Serdang

KEDIGDAYAAN Jakarta LavAni Livin Transmedia di Proliga 2026 semakin nampak. Kali ini tim asuhan David Lee itu sukses memenangkan duel melawan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 (25-16, 25-19, 22-25, 25-18) di GOR Voli Indoor Sport Center Sumut, Deli Serdang, Minggu (18/1/2026).

Kemenangan ini menegaskan posisi LavAni sebagai kandidat kuat juara musim ini, sekaligus membalas persaingan panas kedua tim di dua musim sebelumnya.

Sejak set pertama, LavAni memang tidak memberikan ruang bagi lawan untuk berkembang. Kekuatan lini serang yang diisi oleh Hendra Kurniawan, Boy Arnes, dan Malizi tampil agresif. Dengan dukungan pengatur serangan Dio Zulfikri serta dua legiun asing, Taylor Sander dan Nato Dickinson, LavAni mampu mematahkan perlawanan Bhayangkara.

BACA JUGA  Benamkan Pertamina Enduro, Putri BIN Buka Peluang ke Final Four

Meski begitu, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengaku belum puas dengan permainan dari anak asuh David Lee itu. “Saya belum puas dengan permainan anak-anak. Masih banyak yang akan kita evaluasi,” kata Erwin seusai laga.

Kesalahan sendiri

Sebaliknya, pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran mengatakan kekalahan timnya lebih banyak kesalahan yang dilakukan anak asuhnya pada laga itu.
“Banyak kesalahan yang dilakukan anak-anak. Itu nanti akan kita evaluasi pada laga berikutnya,” ujar Toiran.

Senada, pemain Bhayangkara, Rendy Tamamilang menyebut timnya masih banyak yang harus diperbaiki.

Soliditas lokal dan asing

Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia sukses membekuk juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dengan skor meyakinkan 3-1 . (Dok/PBVSI))

Sebelumnya di bagian putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia sukses membekuk juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dengan skor meyakinkan 3-1 (25-17, 23-25, 25-18, 25-20).

BACA JUGA  Gresik Phonska Tunda Langkah JEP ke Final Four

Kemenangan ini menjadi bukti solidnya koordinasi antara pemain lokal dan legiun asing Phonska Plus dalam meredam agresivitas Megawati Hangestri dan kawan-kawan.

Sebaliknya, kekalahan itu menjadi catatan evaluasi bagi JPE, terutama dalam menjaga konsistensi pertahanan saat menghadapi serangan balik cepat. Pelatih JPE, Bullent Karsioglu mengakui beberapa pemainnya tidak tampil karena ada masalah dengan kesehatan.

“Kita baru menjalani tiga pertandingan. Kita masih memiliki peluang ke final four,” ujar Bullent usai laga.

Pelajari lawan

Sementara itu, pelatih Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Allesandro Lodi mengatakan kalau dia sudah mempelajari kelebihan dan kekurangan lawannya sebelum ini.

“Kami sudah tahu kelebihan dan kekurangan Pettamina. Setiap bermain, kami pelajari,” tambah pelatih asal Italia itu. (*/N-01)

BACA JUGA  Electric PLN Rebut Tiket Terakhir ke Final Four

Dimitry Ramadan

Related Posts

Capai Kesepakatan, Iran belum Sepenuhnya Percaya pada AS

IRAN memastikan kesepakatan damai telah tercapai dengan Amerika Serikat. Selanjutnya penandatanganan kesepakatan tersebut akan berlangsung di Swiss pada 19 Juni mendatang. “Naskah nota kesepahaman telah difinalkan, dan penandatanganan resmi dokumen…

Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

TIM nasional Jerman sukses menuai kemenangan besar pada laga pertamanya di Grup E Piala Dunia, Senin (15/6). Saat menghadapi Curacao di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat, Jerman menang 7-1. Meski…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kasatpol PP Sidoarjo Gelar Jamasan Pusaka 1 Suro

  • June 15, 2026
Kasatpol PP Sidoarjo Gelar Jamasan Pusaka 1 Suro

Mantan Ketua BPD Damarsi Buka Suara Soal Penyalahgunaan TKD

  • June 15, 2026
Mantan Ketua BPD Damarsi Buka Suara Soal Penyalahgunaan TKD

Capai Kesepakatan, Iran belum Sepenuhnya Percaya pada AS

  • June 15, 2026
Capai Kesepakatan, Iran belum Sepenuhnya Percaya pada AS

Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

  • June 15, 2026
Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

Daichi Kamada Selamatkan Jepang dari Jepang Melawan Belanda

  • June 15, 2026
Daichi Kamada Selamatkan Jepang dari Jepang Melawan Belanda

Pelatih Australia Richard Garcia Senang Bisa Juarai Piala AFF U-19

  • June 14, 2026
Pelatih Australia Richard Garcia Senang Bisa Juarai Piala AFF U-19