Bandara Juanda Layani 13,5 Juta Penumpang Sepanjang 2025

BANDARA Internasional Juanda melayani sekitar 13,5 juta penumpang dengan total 92 ribu pergerakan pesawat sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut masih didominasi oleh penerbangan domestik.

General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan, pada 2025 Juanda melayani 11,1 juta penumpang domestik dengan 78 ribu penerbangan, serta 2,4 juta penumpang internasional dengan 14 ribu penerbangan.

“Secara keseluruhan, capaian ini relatif sama dengan kinerja Bandara Juanda pada tahun 2024,” ujar Tohir, Kamis (15/1).

Menurutnya, sepanjang 2025 Bandara Internasional Juanda melayani 43 rute penerbangan, yang terdiri atas 32 rute domestik dan 11 rute internasional.

“Sepanjang tahun lalu terdapat lima rute baru, yakni Bangkok (DMK), Guangzhou (CAN), Fuzhou (FOC), Tambolaka (TMC), dan Solo (SOC). Selain itu, terdapat lima rute yang kembali beroperasi, yaitu Banyuwangi (BWX), Yogyakarta (JOG), Semarang (SRG), Samarinda (AAP), dan Sumenep (SUP),” jelas Tohir.

BACA JUGA  SGN dan Kementan Tanam Bersama Tebu Bongkar Ratoon

Ia menambahkan, penambahan rute tersebut turut mendorong peningkatan jumlah rute dan konektivitas penerbangan Bandara Internasional Juanda.

Untuk rute internasional baru, Tohir menyebut minat penumpang menunjukkan tren positif. Rute Bangkok (DMK) tercatat melayani 14 ribu penumpang dengan tingkat keterisian (load factor) 71 persen, Guangzhou (CAN) sebanyak 67 ribu penumpang dengan load factor 77 persen, serta Fuzhou (FOC) sekitar 5 ribu penumpang dengan load factor 65 persen.

“Data ini menunjukkan bahwa penambahan rute baru oleh maskapai mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus memperluas konektivitas penerbangan dari dan menuju Jawa Timur,” ujarnya.

Memasuki 2026, Bandara Internasional Juanda menargetkan penguatan konektivitas penerbangan, khususnya dari dan menuju wilayah Jawa.

BACA JUGA  Pemkab Sidoarjo Betonisasi 11 Ruas Jalan Tahun 2025

“Kami terus membangun kolaborasi dengan maskapai, otoritas, dan para pemangku kepentingan untuk memastikan konektivitas penerbangan yang semakin luas dan efisien bagi masyarakat,” kata Tohir. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Menteri UMKM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca

SEJATINYA masyarakat Desa Pasir Panjang Pulau Rinca di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis pesisir dan…

Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Grobogan

KECELAKAAN di perlintasan kereta api kembali terjadi. Kali ini insiden itu terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat dini hari.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gasak PSBS, Persebaya Berhasil Merangsek ke Papan Atas

  • May 2, 2026
Gasak PSBS, Persebaya Berhasil Merangsek ke Papan Atas

Hardiknas: Kampus Menjadi Dapur Umum, Kesejahteraan Dosen Masuk Liang Lahat

  • May 2, 2026
Hardiknas: Kampus Menjadi Dapur Umum, Kesejahteraan Dosen Masuk Liang Lahat

Iran Siap Kembali Berunding jika AS Setujui Proposal Baru

  • May 2, 2026
Iran Siap Kembali Berunding jika AS Setujui Proposal Baru

BPJPH Ajak LPPOM dan MUI Selalu Bersinergi

  • May 1, 2026
BPJPH Ajak LPPOM dan MUI Selalu Bersinergi

LPPOM Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Syawal

  • May 1, 2026
LPPOM Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Syawal

Menteri UMKM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca

  • May 1, 2026
Menteri UMKM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca