
LABEL K-pop ADOR resmi mengajukan gugatan hukum terhadap Danielle, artis yang kontraknya baru-baru ini diputus, serta mantan CEO ADOR Min Hee-jin. Gugatan tersebut menuntut ganti rugi sekitar 43,1 miliar won atau setara US$29,7 juta (sekitar Rp470 miliar), menurut sumber hukum pada Selasa (30/12).
Gugatan itu juga menyasar salah satu anggota keluarga Danielle dan telah didaftarkan di Pengadilan Distrik Pusat Seoul. Pengadilan tersebut sebelumnya menangani sengketa saham antara Min Hee-jin dan perusahaan induk ADOR, Hybe.
Langkah hukum ini diajukan sehari setelah ADOR mengumumkan telah menyampaikan pemberitahuan pemutusan kontrak kepada Danielle. ADOR menilai kerja sama dengan Danielle tidak lagi memungkinkan, baik sebagai anggota NewJeans maupun sebagai artis di bawah naungan agensi tersebut.
Selain gugatan ganti rugi, ADOR juga mengajukan tuntutan penalti atas dugaan kerugian yang ditimbulkan Danielle, meski tidak mengungkapkan secara rinci nilai tuntutan tersebut.
ADOR turut menyatakan akan menempuh langkah hukum lanjutan terhadap Min Hee-jin dan salah satu anggota keluarga Danielle, yang dituding berperan besar memicu konflik serta menghambat kembalinya aktivitas grup.
Danielle dan Min Hee-jin diduga melanggar
Sebelumnya, NewJeans menentang ADOR dan menuntut agar Min Hee-jin dikembalikan ke posisinya. Min diberhentikan pada November tahun lalu setelah terjadi konflik internal yang tajam dengan Hybe. Para anggota NewJeans kemudian mengklaim kontrak mereka telah gugur akibat dugaan pelanggaran yang dilakukan ADOR.
Namun, ADOR bersikukuh kontrak tetap sah dan meminta pengadilan mengonfirmasi keabsahan perjanjian tersebut, sekaligus mengajukan permohonan larangan agar grup tidak melakukan aktivitas independen. Pengadilan menolak klaim para anggota dan memenangkan ADOR baik dalam proses injunksi maupun perkara pokok.
ADOR menyatakan bahwa anggota NewJeans, Hanni, akan tetap berada di bawah naungan agensi. Menurut ADOR, Hanni memilih menghormati putusan pengadilan dan melanjutkan kontraknya. Setelah serangkaian kekalahan hukum, Haerin dan Hyein juga menyatakan niat kembali ke agensi, disusul Minji dan Danielle yang menyampaikan sikap serupa.
ADOR menambahkan bahwa proses pembicaraan dengan Minji masih berlangsung. Kedua belah pihak disebut terus berdiskusi untuk membangun pemahaman bersama yang lebih luas. (Yonhap/S-01)








