
MENGENAKAN blus dan hijab berwarna krem yang dipadukan dengan rok hitam serta pita hitam, Atalia Praratya melangkah keluar dari Gedung Pengadilan Agama (PA) Bandung, Rabu (31/12), dengan senyum ramah yang menjadi ciri khasnya.
Sambil menjinjing tas kecil, Atali yang akrab disapa Ibu Cinta berjalan menghampiri sejumlah jurnalis yang telah menunggunya sejak pagi. Senyum tersebut menjadi kontras dengan agenda berat yang baru saja dilaluinya di ruang sidang, yakni agenda hasil mediasi atas gugatan cerainya terhadap Ridwan Kamil.
Di dalam persidangan, suasana berlangsung efektif dan kondusif tanpa dinamika berlebihan. Atalia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian prosedur hukum, mulai dari pembacaan gugatan hingga penyampaian saksi, telah berjalan lancar.
“Alhamdulillah lancar. Tinggal menunggu kesimpulan. Doakan saja semuanya berjalan baik. Kami ingin proses ini secepat mungkin karena, Alhamdulillah, kedua belah pihak sepakat,” ujar Atalia usai persidangan sekitar pukul 11.30 WIB.
Dalam sidang tersebut, Atalia menghadirkan dua orang saksi yang merupakan pihak terdekat, yakni kakak kandung serta asisten rumah tangga yang telah lama mendampingi kehidupan keluarganya.
Atalia Praratya bercerai secara kekeluargaan
Sidang kali ini merupakan kelanjutan dari proses mediasi yang telah dilaksanakan pada 19 Desember 2025. Setelah hampir 29 tahun membina rumah tangga dan melewati berbagai fase kehidupan mulai dari masa Ridwan Kamil berprofesi sebagai arsitek, menjabat Wali Kota Bandung, hingga Gubernur Jawa Barat, keduanya sepakat mengakhiri pernikahan secara bersama.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Wenda Aluwi, menyatakan bahwa mediasi yang dihadiri langsung oleh kedua pihak menghasilkan kesepakatan untuk berpisah secara baik-baik.
“Setelah melalui proses mediasi, kedua belah pihak sepakat mengakhiri pernikahan secara kekeluargaan,” kata Wenda.
Hal senada disampaikan kuasa hukum Atalia, Debi Agusfriansa. Ia menegaskan bahwa keputusan berpisah bukan disebabkan konflik berkepanjangan, melainkan hasil pertimbangan matang dari kedua belah pihak.
“Tidak ada konflik atau drama. Ini adalah keputusan dewasa dari dua orang yang saling memahami,” ujarnya.
Bagi masyarakat Bandung dan Jawa Barat, kabar ini menjadi penutup tahun 2025 yang mengejutkan. Di saat banyak orang bersiap menyambut pergantian tahun, Atalia Praratya dan Ridwan Kamil justru memilih membuka lembaran baru dalam perjalanan hidup mereka masing-masing. (Rava/S-01)







