Disparbud Jabar Prediksi Gelombang Libur Terbagi Dua

DINAS Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memprediksi bakal ada 21,5 juta warga yang berlibur. Diperkirakan pergerakan libur tahun ini bakal terbagi dua gelombang, yakni saat libur Natal dan Tahun Baru.

“Kami memprediksi akan terjadi lonjakan. Data Dinas Perhubungan (Dishub) akan ada pergerakan sebanyak 21,5 juta orang. Tentunya hal ini seiring dengan pergerakan orang yang tujuannya ibadah (Natal) dan rekreasi (anak sekolah). Mobilitas wisatawan domestik tahun ini bakal terbantu dengan operasional Bandara Husein Sastranegara,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Jabar, Iendra Sofyan.

Menurut Iendradengan adanya penerbangan ke Husein diharapkan bisa menambah pergerakan orang masuk ke Jabar dari Jawa Tengah. Saat ini, moda transportasi yang masih menjadi andalan wisatawan datang ke Jabar adalah kereta api dan kendaraan pribadi.

BACA JUGA  Menko PMK Pantau Malam Pergantian Tahun di Yogyakarta

Rapat koordinasi

“Saat ini kereta api dan jalan tol memang masih dominan. Secara teknis sektor terkait dan pengelola sudah melakukan persiapan dan rapat koordinasi. Wisata di Jabar, relatif lengkap mulai dari alam, budaya, fesyen hingga kuliner. Hal itu dapat menjadi daya tarik wisatawan datang ke berbagai daerah di Jabar,” paparnya.

Iendra menambahkan, sebagai antisipasi terjadinya kepadatan di daerah wisata, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait termasuk pemerintah pusat dan kabupaten/kota. Rapat koordinasi dengan seluruh pihak baik tingkat pusat, daerah maupun lintas sektor.

Pengawasan dan monitoring di lapangan terus dilakukan dari mulai persiapan sampai pelaksanaan nanti dan berkoordinasi dengan BPBD, BMKG dan kepolisian setempat.

Terkonsentrasi

Sementara itu, Kepala Dishub Jabar, Dhani Gumelar mengatakan, perhatian pada libur nataru kali ini akan fokus pada pola pergerakan yang terkonsentrasi di jalur wisata serta tingginya penggunaan kendaraan pribadi.

BACA JUGA  Libur Nataru, 371 Ribu Kendaraan Masuk DIY

Kenaikan volume kendaraan diprediksi akan menimbulkan tekanan tinggi pada ruas jalan arteri dan akses menuju destinasi wisata. Ini menjadi fokus utama Dishub dalam pengendalian lalu lintas tahun ini.

“Kami memprediksi puncak pergerakan terjadi pada 24 hingga 25 Desember 2025 dengan estimasi 10,8 juta orang bergerak dalam kurun waktu 48 jam.
Dishub Jabar pun telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan (bottleneck), di antaranya Kawasan Puncak (Bogor), jalur Bandung-Ciwidey, Lembang, akses Pantai Pangandaran, serta ruas tol keluar-masuk Bandung Raya dan Bogor,” bebernya.

Urai kemacetan

Adapun antisipasi untuk mengurai kepadatan, sejumlah kebijakan rekayasa lalu lintas bakal diterapkan seperti one way, contra flow, dan sistem buka-tutup secara situasional berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

BACA JUGA  Masyarakat Puas dengan Layanan Transportasi Selama Libur Nataru

Keputusan teknis operasional ada pada kepolisian, namun kami mendukung penuh dari sisi prasarana seperti penempatan rambu portabel, water barrier, hingga optimalisasi penerangan jalan umum (PJU) di titik-titik rawan.

“Dari total pergerakan warga saat libur nataru ini, 60 persen diperkirakan bertujuan untuk wisata. Dishub Jabar, memperkuat manajemen arus di jalur arteri menuju destinasi unggulan. Satu di antara langkah yang diambil adalah penggunaan rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ) portabel untuk mengarahkan pengguna jalan ke rute alternatif guna menghindari penumpukan di satu titik,” sambungnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara