
TIM Gabungan SAR Khusus Nataru yang terdiri dari unsur SAR Yogyakarta, Direktorat Polair Polda DIY dan SAR Parangtritis berhasil menyelamatkan empat orang wisatawan yang terseret ombak di Pantai Parangtritis, Bantul.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis mengatakan informasi adanya orang terseret ombak diterima dari petugas Siaga SAR Khusus di Posko Gabungan Pantai Parangtritis pukul 14.10 WIB.
Dikatakan, korban bersama rombongan tiba di Pantai Parangtritis langsung menuju pantai untuk bermain air.
“Rombongan tersebut berenang di lokasi ripcurent, tidak lama keempat korban terbawa arus balik,” katanya.
Dikatakan petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SAR Parangtritis , Direktorat Polair Polda DIY, dan Basarnas Yogyakarta, langsung terjun untuk memberikan pertolongan kepada korban.
Keempat korban, ujarnya, berhasil dievakuasi. Para korban ini adalah Nur Fahmi, laki, laki, 20 tahun, Maulana, laki-laki, 19 tahun, Ridwan, laki-laki, 17 tahun dan Satria, laki-laki, 16 tahun. Keempatnya warga Kampung Setu , RT 07 RW 08 Cilangkap, Tapos , Depok , Jawa Barat. “Semuanya dapat di selamatkan tim SAR dalam keadaan selamat.”
Kepala Kantor SAR Yogyakarta menghimbau untuk wisatawan yang akan berlibur di pantai selatan DIY untuk selalu berhati-hati, menaati himbauan petugas SAR yang bertugas serta mentaati rambu-rambu di sepanjang pantai . (AGT/N-01)








