Ekoteologi Jadi Solusi Bencana, Menag Soroti Peran Agama

MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan perhatian serius terhadap bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra. Menurutnya, upaya penanggulangan bencana tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pendekatan teknis, hukum, atau politik, melainkan juga perlu melibatkan pendekatan moral dan spiritual melalui konsep ekoteologi.

Menag menjelaskan, ekoteologi merupakan upaya mengintegrasikan nilai-nilai agama ke dalam pelestarian lingkungan hidup. Ia mengajak masyarakat untuk melihat akar persoalan kerusakan lingkungan dari perspektif spiritual, bukan semata-mata kepatuhan terhadap aturan hukum.

“Selama ini, kepatuhan terhadap lingkungan sering hanya didasari rasa takut pada sanksi hukum. Ke depan, kita perlu menggunakan bahasa agama. Tanpa bahasa agama, sulit membangun kesadaran kolektif untuk memelihara lingkungan,” tegas Menag di Jakarta, Selasa (23/12).

BACA JUGA  Menag Siap Bahas Operasional Haji dengan Pemerintah Arab

Ia menambahkan, merusak lingkungan harus dipahami sebagai perbuatan yang bernilai dosa, sementara menjaga dan melestarikan alam merupakan sumber pahala.

Prinsip ekoteologi tersebut, lanjut Menag, telah ia dorong hingga ke tingkat global. Ia menyebut telah menandatangani sejumlah kesepakatan internasional bersama para pemimpin agama dunia, termasuk di Vatikan dan forum internasional di Rio de Janeiro, yang menegaskan pentingnya keterlibatan tokoh agama dalam upaya mengatasi perubahan iklim.

“Kami baru saja kembali dari Vatikan dan Rio de Janeiro untuk menandatangani deklarasi bersama bahwa tokoh agama di seluruh dunia harus terlibat aktif dalam menghadapi perubahan iklim. Kita ingin menggunakan bahasa agama untuk menata dunia yang lebih hijau. Jika dunia internasional saja mengakui urgensi ini, Indonesia harus menjadi pelopornya,” ujarnya.

BACA JUGA  Pesan Imlek Menag Ajak Perkuat Keadilan dan Persatuan

Konsep Ekoteologi jadi solusi bencana

Menag menilai bencana banjir yang terjadi di Sumatra menjadi pengingat penting untuk menata kembali hubungan manusia dengan alam.

Ia meminta jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama di daerah terdampak agar berperan aktif, tidak hanya dalam penyaluran bantuan logistik, tetapi juga melalui edukasi jangka panjang yang berwawasan lingkungan.

“Kita tidak ingin agama hanya hadir dalam ritual semata. Agama harus menjadi pemicu bagi martabat kemanusiaan dan penyelamatan semesta,” kata Menag.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kementerian Agama tengah menyiapkan Kurikulum Cinta yang akan memasukkan nilai-nilai kepedulian dan cinta terhadap lingkungan hidup, agar generasi mendatang tidak lagi mewarisi bencana yang sama.

BACA JUGA  Kementerian Agama Komitmen Perkokoh Ideologi Pancasila

Melalui pendekatan ekoteologi, Menag berharap penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatra, dan wilayah lain di Indonesia dapat memiliki fondasi yang lebih kuat, yakni perubahan perilaku yang lahir dari keimanan serta tanggung jawab moral manusia kepada Sang Pencipta.

“Kita membutuhkan perubahan perilaku yang lahir dari keimanan mendalam dan rasa tanggung jawab moral untuk menjaga alam ini,” pungkasnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

SEBANYAK 2.561.629 pemudik diperkirakan sudah tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran. Hal tersebut dikatakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus balik di Bakauheni, Lampung, Sabtu. “Menurut data volume…

Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

MANTAN Menteri Pertahanan pada masa Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid  dan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY,  Juwono Sudarsono dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan Kepala Biro…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

  • March 29, 2026
Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

  • March 29, 2026
Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

  • March 28, 2026
Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

  • March 28, 2026
Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

  • March 28, 2026
2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran