Cuaca Ekstrem Mengintai, Kapolri Ingin Pengamanan Terpadu Libur Nataru

KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, Polri telah menyiapkan pengamanan terpadu untuk memastikan kelancaran arus mudik, perayaan ibadah Natal, hingga arus balik Tahun Baru.

“Kami ingin memastikan pelayanan Nataru dapat terlaksana dengan baik dan masyarakat benar-benar terlayani,” ujar Listyo saat meninjau Pos Pelayanan Nataru di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Minggu (21/12).

Kapolri juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Oleh karena itu, kesiapan personel, sarana prasarana, serta mitigasi di wilayah rawan bencana menjadi perhatian utama.

Pada kesempatan sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan kesiapan daerahnya dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur Nataru. Ia juga menyebutkan hasil pengecekan di Stasiun Tawang menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api.

BACA JUGA  Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Persawahan di Taput

Lintas sektor

Gubernur Jateng, Ahmad Lutfhi saat mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Pos Pelayanan Nataru di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Minggu (21/12). (MN/Dok.Ist)

“Arus mudik sudah mulai terjadi. Aktivitas kereta api cukup tinggi, hampir 8.000 penumpang telah masuk ke wilayah Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi seusai mendampingi Kapolri.

Untuk mendukung pelayanan Nataru, Pemprov Jawa Tengah mengaktifkan Posko Terpadu Nataru mulai 22 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Posko tersebut berlokasi di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah dan melibatkan lintas sektor, termasuk OPD Pemprov Jateng, Polda Jawa Tengah, Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas I Jawa Tengah, serta instansi terkait lainnya.

Dari sisi infrastruktur, kondisi jalan nasional di Jawa Tengah dalam kondisi mantap mencapai 90,73 persen, jalan provinsi 91,74 persen, dan jalan kabupaten/kota 77,17 persen. Pemerintah juga menyiapkan jalur alternatif serta puluhan posko untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi.

BACA JUGA  Gubernur Jateng: Menaikkan PBB Jangan Merugikan Masyarakat

Kesiapan transportasi juga dilakukan dengan penyediaan 27.223 unit bus, 262 armada kereta api, tujuh kapal laut, serta penerbangan reguler dan tambahan. Seluruh armada telah melalui ramp check untuk menjamin keselamatan penumpang.

Tingkatkan kewaspadaan

Selain itu, pasokan BBM, LPG, dan listrik dipastikan aman. Layanan kesehatan juga disiagakan melalui pemeriksaan kesehatan pengemudi, kesiapan Public Service Center (PSC), serta siaga rumah sakit dan puskesmas, terutama di wilayah rawan kemacetan dan bencana.

Pemprov Jawa Tengah memprediksi arus mudik terjadi dalam dua gelombang, yakni sebelum 24 Desember serta pada 26–31 Desember 2025, dengan puncak arus pada 31 Desember. Adapun arus balik diperkirakan berlangsung pada 2–5 Januari 2026.

Gubernur Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan, khususnya saat melintas di wilayah rawan bencana.

BACA JUGA  Seorang Perempuan Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

20,3 juta orang

“Atensi utama adalah mitigasi bencana. Berdasarkan informasi BMKG, Tagana dan seluruh personel sudah disiagakan sesuai peta kerawanan di masing-masing daerah,” tegasnya.

Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat secara nasional pada Nataru 2025/2026 diperkirakan meningkat 2,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi tujuan favorit dengan potensi pergerakan mencapai 20,3 juta orang. Sementara itu, jumlah masyarakat yang masuk dan melintas wilayah Jawa Tengah diperkirakan mencapai 8,7 juta orang. (Htm/N-01)

Sejumlah pemudik yang akan menikmati libur Nataru. (Dok.Ist)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

TIM voli Jakarta Bhayangkara Presisi sukses melewati rintangan pertamanya di ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Saat  menghadapi wakil Kazakhstan, Zhaiyk pada laga pertamanya di GOR Terpadu A. Yani,…

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara