Pakan Satwa dari Kemenhut Mulai Disalurkan ke Bandung Zoo

PEMERINTAH Kota Bandung memastikan bantuan pakan satwa dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah mulai disalurkan dan diterima oleh Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo pada Jumat (19/12).

Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan bersama perwakilan Kemenhut dan pihak terkait lainnya. Sejak pagi hari, tim Pemkot Bandung turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi riil pasokan pakan satwa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pasokan pakan telah tiba sejak pukul 05.50 WIB atau sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung masuk ke area pengelolaan pakan kebun binatang.

Petugas kebun binatang yang bertanggung jawab dalam pemotongan dan pemberian pakan mengakui bahwa pasokan pakan datang setiap hari dan proses pemberian pakan kepada satwa berlangsung normal serta lancar.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Siapkan Bantuan untuk Korban Longsor Cisarua

Proses penandatanganan

Kepala Bidang Inventarisasi Barang Milik Daerah pada BKAD Kota Bandung, Awal Haryanto menjelaskan, mulai hari ini seluruh kebutuhan pakan satwa di Kebun Binatang Bandung ditanggung oleh Kemenhut. Hal tersebut sejalan dengan berita acara kesepakatan yang saat ini sedang dalam proses penandatanganan.

“Hari ini kami melakukan pengecekan karena diinformasikan bahwa per hari ini seluruh pakan satwa di kebun binatang ditanggung oleh Kementerian Kehutanan. Maka kami ingin memastikan secara langsung bahwa semua pakan sudah tersedia,” paparnya.

Menurut Awal, langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Pemkot Bandung dalam memastikan kesejahteraan satwa tetap terjaga dan tidak terganggu oleh persoalan distribusi pakan.

BACA JUGA  Kemensos Salurkan Bantuan Rp1,8 Miliar untuk Banjir Sulsel

Terus berkoordinasi

Dalam pengecekan tersebut, Pemkot Bandung tidak hanya berkoordinasi secara internal, tetapi juga bersama perwakilan Kementerian Kehutanan, vendor penyedia pakan, serta perwakilan BKSDA yang turut melakukan pengawasan di lapangan.

“Kami cek dari depan, kemudian memastikan ke area pakan. Vendornya juga kami tanyakan langsung. Teman-teman dari BKSDA serta perwakilan Kementerian Kehutanan juga menyatakan bahwa benar, mulai hari ini pakan satwa disalurkan dan ditanggung oleh Kementerian Kehutanan,” terangnya.

Hasil pengecekan tersebut lanjut Awal, untuk memastikan bahwa pakan yang sebelumnya sempat dikhawatirkan kembali kosong, kini telah tersedia dan tersalurkan sesuai kebutuhan satwa.

Terus dipantau

Pemkot Bandung akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas instansi agar penyaluran bantuan pakan berjalan berkelanjutan. Selain itu, seluruh proses administrasi kerja sama segera tuntas sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

BACA JUGA  Bandung Zoo Lepasliarkan Lima Satwa di Bukit Sempur Karawang

“Harapannya semua bisa kembali seperti sediakala. Proses yang ditempuh berjalan lancar dan hasilnya yang terbaik, khususnya untuk kesehatan dan kesejahteraan satwa,” tandasnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

KAWASAN destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko menghadirkan liburan nyaman penuh makna untuk pengalaman wisata yang memadukan kekayaan warisan budaya, kreativitas seni, hingga aktivitas interaktif…

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak