Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga, IHSG Pecah Rekor

RAPAT  Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 November 2025 menyimpulkan bahwa stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

Secara global, perekonomian masih stabil meskipun sejumlah indikator menunjukkan moderasi. The Fed kembali menurunkan suku bunga 25 bps, sementara ekonomi Eropa stagnan akibat tekanan fiskal di Inggris dan Prancis. Di Tiongkok, tanda-tanda pelemahan terlihat pada konsumsi rumah tangga, penjualan ritel, dan sektor properti.

Di dalam negeri, ekonomi Indonesia mempertahankan fundamental kuat dengan pertumbuhan 5,04% yoy pada triwulan III-2025. PMI manufaktur juga terus berada di zona ekspansi, meski permintaan domestik dinilai masih perlu dukungan tambahan.

BACA JUGA  Dirut BEI Iman Rachman Mundur Usai IHSG Anjlok 8 Persen

Pasar Modal Menguat, IHSG Pecah Rekor

Kinerja pasar modal Indonesia mencatat tren positif sepanjang November. IHSG ditutup pada level 8.508,71 (+4,22% mtm; +20,18% ytd) dan kembali mencetak rekor tertinggi di 8.602,13 pada 26 November.

Kapitalisasi pasar mencapai Rp15.711 triliun, didorong peningkatan likuiditas dan partisipasi investor domestik. RNTH juga mencatat rekor baru Rp23,14 triliun. Investor asing membukukan net buy Rp12,20 triliun di periode yang sama.

Pasar obligasi turut stabil dengan kenaikan indeks ICBI 11,07% ytd. AUM industri pengelolaan investasi mencapai Rp996,60 triliun, sementara NAB Reksa Dana tumbuh 29,07% seiring meningkatnya minat investor terhadap produk fixed income dan pasar uang.

Jumlah investor pasar modal kini mencapai 19,67 juta atau bertambah 4,80 juta sepanjang 2025.

BACA JUGA  OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan di Jateng Stabil

Penghimpunan dana korporasi telah mencapai Rp238,68 triliun (ytd), melampaui target. Di sisi lain, Securities Crowdfunding (SCF) mengumpulkan Rp1,77 triliun dari 951 penerbitan efek. Bursa Karbon mencatat volume kumulatif 1.621.669 tCO₂e dengan nilai transaksi Rp79,52 miliar.

Untuk memperkuat ketahanan pasar modal, OJK dan Bursa Efek Indonesia menggelar CEO Networking 2025 bertema Managing Global Trade and Empowering Business Strategy yang dihadiri sekitar 460 CEO.

Penegakan Hukum Tetap Diperketat

Selama November 2025, OJK menjatuhkan sanksi administratif berupa denda Rp1,005 miliar kepada delapan pihak, lima peringatan tertulis, dan satu perintah tindakan tertentu.

Sepanjang 2025, OJK telah menjatuhkan denda pasar modal Rp28,94 miliar, mencabut enam izin pihak terkait, dan mengeluarkan 30 peringatan tertulis. Denda atas keterlambatan pelaporan mencapai Rp39,18 miliar dengan 184 peringatan tertulis. (Htm/S-01)

BACA JUGA  Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 15 Juta SID

Siswantini Suryandari

Related Posts

Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

GUBERNUR Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Jawa Timur bersama 36 kabupaten/kota se-Jatim, Senin (30/3). Sebelumnya, Kota Surabaya…

Pengalihan 58% Dana Desa untuk KMP Bisa Lemahkan Otonomi Desa

KEBIJAKAN pemerintah yang mengarahkan sebagian besar dana desa atau sebesar 58 persen untuk program pengembangan Koperasi Desa Merah Putih menuai kritik dari kalangan akademisi. Salah satunya dari Guru Besar Antropologi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ribuan Perangkat Desa di DIY Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

  • April 2, 2026
Ribuan Perangkat Desa di DIY  Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

Pemkot Jamin Gaji Karyawan Bandung Zoo dengan Skema Tenaga Ahli

  • April 2, 2026
Pemkot Jamin Gaji Karyawan Bandung Zoo dengan Skema Tenaga Ahli

Potensi Tsunami Berakhir, Satu Orang Jadi Korban Gempa Malut-Sulut

  • April 2, 2026
Potensi Tsunami Berakhir, Satu Orang Jadi Korban Gempa Malut-Sulut

Final Four Proliga Janjikan Laga Seru

  • April 2, 2026
Final Four Proliga Janjikan Laga  Seru

Cegah Penularan Campak, Jabar Galakkan Imunisasi

  • April 2, 2026
Cegah Penularan Campak, Jabar Galakkan Imunisasi

UNY Terima 1.834 Mahasiswa Baru dari Jalur SNBP

  • April 1, 2026
UNY Terima 1.834 Mahasiswa Baru dari Jalur SNBP