Banjir masih Rendam SMPN 2 Tanggulangin, Siswa Belajar Daring

BANJIR yang menggenangi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, sudah sepekan ini belum surut. Siswa pun terpaksa belajar daring.

Banjir menggenangi wilayah lima desa di Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo sejak hari Jumat lalu (21/11). Kelima desa itu yaitu Desa Kedungbanteng, Banjarasri, Penatarsewu, Kalidawir dan Banjarpanji. Sekitar dua ribu warga terdampak banjir tahunan tersebut.

Salah satu bangunan yang paling parah terdampak banjir, adalah SMP Negeri 2 Tanggulangin. Seluruh areal sekolah terendam air antara 10 hingga 40 centimeter.

Sebanyak 652 siswa di SMP ini terpaksa harus belajar daring sejak Senin lalu (24/11). Para siswa baru akan masuk sekolah lagi, jika genangan banjir surut.

BACA JUGA  Bandara Juanda Dilengkapi Tab Capsule Hotel untuk Istirahat

Saban tahun

Dok.Ist

“Kita belum tahu sampai kapan belajar daring, tentunya menunggu surut, tapi belum tahu kapan surutnya,” kata Kepala SMPN 2 Tanggulangin, Supriyanto, Kamis (27/11).

Banjir yang terjadi di SMPN 2 Tanggulangin ini terjadi setiap tahun saat musim hujan. Upaya menyedot air dengan mengoperasikan rumah pompa dan puluhan pompa portabel tidak berhasil, karena kesulitan tempat pembuangan.

Bupati Sidoarjo Subandi yang meninjau langsung lokasi, meminta agar penanganan banjir ada assesment dan mitigasi tim ahli, seperti dari Institut Teknologi 10 November Surabaya.

Jika hasil assesment merekomendasikan  sekolah direlokasi, bupati siap untuk melakukan relokasi ke tempat lain yang bebas banjir.

“Ini tadi kita instruksikan, InsyaAllah dalam minggu besok kita undang tim ITS biar nanti mitigasi dan assesment, khususnya Tanggulangin, kalau nanti ada penurunan (tanah) seperti apa, ya kita lakukan, supaya anggaran 2026 yang terserap benar-benar ada tindakan, nggak sekadar kita sidak, nggak ada manfaatnya, sidak banjir tidak ada tindak lanjutnya, nah ini tidak boleh,” kata Subandi Kamis (27/11). (OTW/N-01)

BACA JUGA  Pedagang Kaki Lima Demo Pembongkaran Bangunan Liar di Pinggir Sungai

Dimitry Ramadan

Related Posts

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

PEMERINTAH Kota Bandung terus mendorong pembenahan transportasi publik melalui pengembangan sistem integrasi angkutan kota (angkot). Program yang dikembangkan bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut kini mulai diuji coba untuk menghadirkan…

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

KEJAKSAAN Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta menahan seorang pimpinan sebuah bank pelat merah di Sleman berinisial HSU. Kasi Penkum Kejati DIY Langgeng Prabowo menjelaskan dalam menangani kasus itu mereka memeriksa saksi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

  • November 6, 2026
Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

  • November 6, 2026
Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

  • November 6, 2026
Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

  • November 6, 2026
Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali