Menikmati Pesona Anggrek Vanda Tricolor di Alun-alun Ambarrukmo

PARA penggemar anggrek, khususnya di Yogyakarta boleh berbunga-bunga. Pasalnya Pemkab Sleman kembali menyelenggarakan Festival Anggrek Vanda Tricolor di Pendopo dan Alun-alun Ambarrukmo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Festival yang kedelapan ini akan berlangsung hingga Minggu (23/11) mendatang. Ketua Panitia Festival Anggrek Tricolor Endah Sri Widiastuti mengatakan, festival anggrek kali ini mengambil tema Pesona Anggrek Tricolor Warisan Hutan Merapi.

“Festival Anggrek Tricolor yang ke-8 diselenggarakan dengan waktu pelaksanaan lebih  lebih panjang  dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2024 lalu hanya diselenggarakan selama  4 hari, tahun ini diselenggarakan selama 6 hari,” katanya.

Tingkatkan pengetahuan

Perpanjangan waktu pelaksanaan ini, jelasnya dimaksudkan  untuk memberikan kempatan yang lebih lama  para peserta bazar dari luar DIY. Selain itu  memberikan banyak  alternatif pilihan dan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa meningkatkan pengetahuan dan kapasitasnya dalam peranggrekan.

BACA JUGA  Anak Korban Petasan Ditengok Bupati dan Wakil Bupati Sleman

“Panitia setiap hari menghadirkan berbagai kegiatan pendukung baik berupa workshop, talkshow juga hiburan,” katanya.

Endah  menambahkan untuk kegiatan kontes  terdapat 4 kategori utama yang dilombakan yakni kontes anggrek tricolor yang akan memperebutkan piala Gubernur DIY,  kontes anggrek spesi yang akan memperebutkan Piala dari PAI DPP Jakarta, kontes untuk best of show akan memperebutkan piala Rektor UGM dan  kontes untuk anggrek hibrida memperebutkan piala PAI DPD DIY.

Klinik anggrek

Ia mengakui hampir 80 persen peserta kontes berasal dari luar DIY yakni Jakarta, Tangerang, Malang, Salatiga , Semarang dan Bandung. Tahun ini diikuti 20 nurseri anggrek dan tanaman hias , 54 ukm kuliner, kerajinan, fashion serta  4 stand pemerintah.

Pada kegiatan ini dibuka pula klinik anggrek baik yang diselenggarakan dengan kerjasama dari PAI DPP DIY maupun dari Yayasan Pelestarian Anggrek Merapi.

BACA JUGA  Pemkab Sleman Luncurkan Inovasi Kebudayaan SIWA

“Klinik anggrek dilaksanakan setiap hari pukul 15.30 sampai 17.30 untuk hari  Selasa hingga Jumat  sementara hari Sabtu dan Minggu  digelar pukul 10 -pkl 12.00,” ungkapnya.

Tenant anggrek  yang ikut bazar tidak hanya berasal dari DIY, tetapi juga dari semarang, wonosobo, dan Karanganyar.  Jenis anggrek yang dijual  variative  dengan  harga  yang  terjangkau bagi masyarakat Jogjakarta.

Sri Suprih Lestari  inisiator penyelenggaraan festival anggrek tricolor menyampaikan bahwa pada saat ini masih banyak masyarakat DIY yang belum mengetahui fisik Anggrek Vanda tri color var suavis, yang habitatnya di lereng Merapi.

Ajang silaturahmi

Anggrek memiliki nilai yang tinggi tidak hanya  dari sisi ekonomi saja tetapi juga sebagi hiburan, terapi dan media perekat silaturahmi.

Berkaitan dengan hal   tersebut, festival menghadirkan berbagai kegiatan workshop mulai dari aklimitisasi anggrek,  pencegahan hama dan penyakit, orchid botanical painting, orchidama, hibridisasi dan registrasi anggrek, merawat anggrek membawa ketenangan hati dan workshop membuat terakota sebagai media anggrek.

BACA JUGA  Pemkab Sleman Bagikan BLT DBHCHT untuk Pekerja Rokok

Selain itu, juga  berbagai Talkshow  mulai dari penjurian anggrek, dengarkan anggrek berbicara , solusi  anggrek bebas macet bunga, anggrekpreuner, pengembangan bisnis anggrek, anggrek  potensi pariwisata DIY,  Merawat Anggrek di usia Emas.

Festival ini juga menghadirkan tokoh anggrek  yang cukup dikenal masyarakat Dedek Setia Santoso, Owner DOrchid  dari Malang.  Selain itu juga  diadakan Bedah Buku  merawat anggrek dengan hati dan logika. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bupati Garut Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin meminta masukan dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam upaya memperkuat infrastruktur irigasi pertanian dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan…

DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

DINAS Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pemprov Jabar menyalurkan bantuan 24 ekor bibit sapi potong kepada tiga kelompok peternak di wilayah Kabupaten Pangandaran, Sumedang, dan Ciamis. Bantuan itu untuk mendukung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Garut Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

  • August 19, 2026

DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

  • August 19, 2026
DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

Tim Fapet UGM Juara 1 Best Presentation dan Best Creative Video

  • August 19, 2026
Tim Fapet UGM Juara 1 Best Presentation dan Best Creative Video

Tiga Calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta Lolos Tahap Penyaringan

  • August 19, 2026
Tiga Calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta Lolos Tahap Penyaringan

Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan UGM dengan Jumlah Terbanyak

  • August 19, 2026
Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan UGM dengan Jumlah Terbanyak

Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV

  • August 19, 2026
Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV