Rizky Aflaha, Doktor Termuda UGM Lulus di Usia 25 Tahun

WISUDAWAN Program Studi Doktor Fisika FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM), Rizky Aflaha, mencatat prestasi luar biasa dengan meraih gelar doktor di usia 25 tahun 10 bulan 1 hari. Ia resmi dinobatkan sebagai doktor termuda UGM, jauh di bawah rata-rata usia lulusan doktoral yang mencapai 41 tahun 6 bulan 15 hari.

Keberhasilan Rizky bukan hasil dari program akselerasi formal, melainkan strategi pendidikan dan pemanfaatan peluang beasiswa. Ia menempuh pendidikan sarjana hanya dalam 7 semester, kemudian melanjutkan ke Program Magister dan Doktor melalui jalur cepat beasiswa PMDSU (Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul).

“Program magister saya hanya satu tahun dan doktor tiga tahun. Maka dari itu, saya bisa lulus lebih muda dibanding yang lain,” ujar Rizky, dikutip dari laman resmi UGM, Jumat (24/10).

BACA JUGA  Masyarakat Puas dengan Layanan Transportasi Selama Libur Nataru

Perjalanan akademiknya tidak selalu mulus. Di awal studi doktoral, Rizky mengaku sempat diragukan karena usianya yang jauh lebih muda dari rekan-rekannya. Namun, ia berhasil membuktikan kemampuan dengan produktivitas riset yang tinggi.

“Awalnya sempat dipandang sebelah mata karena masih muda. Tapi alhamdulillah, sejak mulai studi doktor sampai sekarang, saya sudah menulis 40 publikasi internasional, padahal syarat lulus hanya dua,” ungkapnya.

Meski bergelar doktor di usia muda, Rizky mengaku tetap menjalani kehidupan seperti mahasiswa pada umumnya. Ia aktif berorganisasi, bermain bulu tangkis, hingga mendaki gunung.

“Saya tidak bermain game online dan jarang buka media sosial. Waktu luang saya habiskan untuk kegiatan positif seperti olahraga dan organisasi. Bahkan orang-orang di Jogja lebih mengenalku sebagai atlet bulu tangkis daripada mahasiswa doktor,” katanya sambil tertawa.

BACA JUGA  Tim Dosen UGM Cegah Penyakit Cacingan pada Ternak Domba


Rizky menutup kisahnya dengan pesan inspiratif bagi generasi muda agar percaya diri dan optimis dalam menempuh pendidikan.

“Kita hanya perlu percaya diri. Dengan percaya diri, kita akan mendapatkan banyak kesempatan untuk berkembang. Sebaliknya, seberbakat apa pun kita, tanpa percaya diri, tidak akan ke mana-mana,” tuturnya.

Dalam wisuda yang digelar di Grha Sabha Pramana UGM, Selasa (21/10), UGM meluluskan 2.335 mahasiswa pascasarjana, terdiri atas 2.028 lulusan magister dan 193 lulusan doktor. (*/S-01)

 

BACA JUGA  Megawati Kembali ke Wanagama, Kenang Jatimega 20 Tahun Lalu

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemerintah Seriusi Pembangunan Kereta Api di Kalimantan

SEBAGAI kepulauan terbesar di Indonesia, sudah saatnya Kalimantan memiliki konektivitas transportasi yang bukan hanya mengandalkan jalan darat dan jalan tol. Apalagi Ibu Kota Indonesia bakal pindah dari Jakarta ke Kalimantan,…

Pesta Juara Persib Sisakan Puluhan Ton Sampah

DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung bergerak cepat menangani lonjakan sampah usai konvoi kemenangan Persib Bandung yang memastikan gelar juara liga tiga tahun beruntun. Dari hasil penyisiran di lapangan, volume…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menlu Sugiono Sambut Kembalinya 9 WNI yang Ditahan Israel

  • May 24, 2026
Menlu Sugiono Sambut Kembalinya 9 WNI yang Ditahan Israel

PLN Pastikan Kelistrikan di Sumatera Sudah Pulih

  • May 24, 2026
PLN Pastikan Kelistrikan di Sumatera Sudah Pulih

Pemerintah Seriusi Pembangunan Kereta Api di Kalimantan

  • May 24, 2026
Pemerintah Seriusi Pembangunan Kereta Api di Kalimantan

Lautan Massa Birukan Kota Bandung dalam Konvoi Persib

  • May 24, 2026
Lautan Massa Birukan Kota Bandung dalam Konvoi Persib

Pesta Juara Persib Sisakan Puluhan Ton Sampah

  • May 24, 2026
Pesta Juara Persib Sisakan Puluhan Ton Sampah

Masinis Diminta Sering Bunyikan Klakson saat Konvoi Persib

  • May 24, 2026
Masinis Diminta Sering Bunyikan Klakson saat Konvoi Persib