BSI Genjot Layanan Digital Lewat BYOND dan BEWIZE

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat layanan digital bagi nasabah. Untuk segmen ritel, BSI menghadirkan aplikasi BYOND yang kini telah digunakan oleh 4,49 juta pengguna. Aplikasi ini dilengkapi dengan berbagai layanan seperti pembelian dan penjualan emas mulai dari 0,1 gram dengan harga kompetitif.

Selain itu, layanan BSI juga diperkuat dengan 5.499 ATM/CRM, 122 ribu BSI Agen, 24 ribu mesin EDC, dan 533 ribu merchant QRIS di seluruh Indonesia.

Untuk nasabah institusi, BSI menghadirkan BEWIZE, platform terpadu transaksi keuangan dengan konsep single sign-on. Melalui BEWIZE, nasabah korporasi dapat mengakses layanan Cash Management, Value Chain, Trade Finance, hingga Foreign Exchange secara mudah, aman, dan terintegrasi.

BACA JUGA  BSI & BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Jaminan Sosial

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Dalam empat tahun terakhir, jumlah nasabah BSI telah mencapai 22 juta orang. Ia menegaskan BSI akan terus mengambil peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekosistem ekonomi syariah.

Sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah, BSI berkontribusi lewat sejumlah inisiatif, antara lain:

  • Menjadi bullion bank untuk mendukung hilirisasi emas,
  • Menyalurkan pembiayaan KUR Syariah dan KPR subsidi,
  • Mengoptimalkan pembiayaan koperasi desa,
  • Mendukung program makan bergizi gratis,
  • Mengembangkan ekonomi hijau, serta
  • Menyalurkan zakat untuk kemaslahatan umat.

Sepanjang 2025, BSI telah mengumpulkan Rp124 miliar zakat perusahaan dan Rp20 miliar zakat pegawai. Perseroan juga menyalurkan Rp57,54 triliun pembiayaan sosial serta mencatatkan Rp15,32 triliun green financing.

BACA JUGA  Gandeng BSI, Hokben Berbagi untuk Dhuafa di Bulan Ramadan

Dukungan terhadap ekonomi hijau diwujudkan melalui pembiayaan kendaraan ramah lingkungan sebesar Rp297 miliar dan penerbitan ESG Sukuk Sustainability Rp8 triliun pada 2025.

“Percepatan pembiayaan berkelanjutan menjadi langkah strategis BSI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Anggoro. (DS/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai turnamen  yang menghadirkan kualitas dan rivalitas sepak bola terbaik di kawasan Asia Tenggara. Menurut Erick, besarnya perhatian FIFA terhadap…

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

Sebanyak 56.000 tiket pertandingan Timnas Indonesia melawan Malaysia pada matchday kedua Grup A, FIFA ASEAN Cup 2026 telah terjual hingga Senin 28 September 2026 pukul 12.00 WIB. Angka tersebut masih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

  • September 28, 2026
Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai