PBNU Serukan Konsolidasi dan Komunikasi Pemerintah dengan Rakyat

KETUA Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyerukan perlunya konsolidasi antara pemerintah dan seluruh elemen rakyat melalui komunikasi yang baik. Hal tersebut disampaikan KH Yahya Cholil Staquf seusai meresmikan Klinik Terpadu Kesehatan Haji dan Umrah di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (6/9).

Dia menanggapi terkait kondisi bangsa yang tidak baik-baik saja belakangan ini dengan maraknya unjuk rasa di berbagai daerah yang diwarnai perusakan, pembakaran hingga penjarahan.

“Saya rasa pada titik ini, seluruh elemen bangsa harus berkonsolidasi, termasuk konsolidasi antara masyarakat, simpul-simpul rakyat dengan pemerintah dan pemimpin negara,” kata KH Yahya Cholil Staquf.

Pada masa perjuangan sejak dari awal berdiri diproklamasikan, Indonesia bisa bertahan juga karena saat itu ada konsolidasi. Konsolidasi dilakukan oleh semua elemen, tidak hanya pemerintah namun semua elemen agar bisa bertahan.

BACA JUGA  Pemerintah Targetkan 80 Persen Sampah Tuntas pada 2029

Dikotomi

KH Yahya juga melihat ada dikotomi yaitu dua bagian yang saling bertentangan dan eksklusif antara rakyat dengan petinggi negara ataupun wakil rakyat. Dikotomi tersebut kalau dipertahankan hanya akan mempersulit upaya mencari penyelesaian.

“Biasanya kita berfikir sangat dikotomis antara rakyat dengan pemerintah, masyarakat dengan pemerintah, namun ada kalanya negara ingin mengalami dinamika sedemikian rupa sehingga kalau dikotomi ini dipertahankan, ini akan lebih mempersulit kita semua pada solusi,” tegas KH Yahya Cholil Staquf.

Di sisi lain apa yang terjadi di dalam negeri, menurut KH Yahya, juga tidak lepas akibat dampak gejolak dunia internasional. Seperti terjadinya konflik atau perang di beberapa negara, yang akhirnya berpengaruh pada tatanan politik dan ekonomi dalam negeri.

BACA JUGA  Pemerintah Harus Serius Tangani Masalah PHK Massal

Tantangan global

“Kita bisa melihat itu bagaimana perang merembet semakin mendekat, dari Ukraina turun ke Syiria, turun ke India Pakistan, sekarang sudah Thailand Kamboja, kita menghadapi dinamika lingkungan yang tidak mudah,” kata KH Yahya.

KH Yahya juga melihat ada kemungkinan kepentingan atau aktor dari lluar. Mereka memanfaatkan kondisi seperti ini untuk mengais keuntungan dengan cara memanipulasi elemen-elemen tertentu.

Melihat kondisi yang multi komplek tersebut, menurut KH Yahya, perlu adanya komunikasi yang baik, terutama para petinggi negara kepada rakyat. Pemerintah juga harus bisa merespon tantangan global, agar mampu bersaing sebagai negara berdaulat. (OTW/N-01)

BACA JUGA  DPC PKB Sidoarjo Melaporkan Lukman Edy ke Polisi

Dimitry Ramadan

Related Posts

107 Penumpang Dipastikan Selamat dalam Kecelakaan Kapal Virgo

TIM SAR berhasil mengevakuasi 113 penumpang dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu. Jumlah itu terdiri atas 107 orang selamat dan enam meninggal dunia. “Kami berharap seluruh…

PSM Raih Poin Pertama Usai Tahan Arema, Persita Bangkit Kalahkan Java United

PSM Makassar sukses menahan imbang Arema FC 3-3 dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2026). Hasil imbang itu menjadi pertama PSM musim ini setelah di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

107 Penumpang Dipastikan Selamat dalam Kecelakaan Kapal Virgo

  • September 13, 2026
107 Penumpang Dipastikan Selamat dalam Kecelakaan Kapal Virgo

PSM Raih Poin Pertama Usai Tahan Arema, Persita Bangkit Kalahkan Java United

  • September 13, 2026
PSM Raih Poin Pertama Usai Tahan Arema, Persita Bangkit Kalahkan Java United

Basarnas Terus Lakukan Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

  • September 13, 2026
Basarnas Terus Lakukan Pencarian  Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

  • September 13, 2026
Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

  • September 13, 2026
Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

Polisi Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

  • September 12, 2026
Polisi  Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus