
BUPATI Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (SK P3K) (Tahap II kepada 21 orang yang lulus seleksi formasi tahun 2024.
Dalam arahannya, Vandiko menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas bagi ASN untuk mempercepat program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya harap kita semua melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Gunakan kompetensi yang dimiliki, serta hadirkan inovasi demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di Aula Kantor Bupati Samosir, Senin (1/9).
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Samosir Marco C. Simbolon, Asisten III Arnod Sitorus, serta Plt. Kepala BKPSDM Saut Marasi Simanihuruk.
Vandiko menegaskan, menjadi ASN adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Disiplin, loyalitas, dan profesionalisme harus menjadi kunci utama dalam melaksanakan tugas. Dengan status baru ini, masyarakat menitipkan harapan yang harus diwujudkan,” katanya.
Ia menambahkan, pengangkatan P3K tidak hanya berlaku untuk guru, tetapi juga tenaga kesehatan dan teknis. Pemkab Samosir berkomitmen mengusulkan tambahan formasi ke pemerintah pusat di masa mendatang.
Terkait isu nasional, Vandiko mengingatkan ASN agar menjadi teladan, termasuk dalam penggunaan media sosial. “Jangan sampai memprovokasi atau ikut terprovokasi. ASN harus menciptakan rasa tenang di tengah masyarakat,” tegasnya.
Plt. Kepala BKPSDM Samosir, Saut Marasi Simanihuruk, menjelaskan formasi P3K tahun 2024 untuk Kabupaten Samosir berjumlah 170 orang. Dari jumlah itu, 149 lulus tahap I dan 21 lulus tahap II, dengan rincian 1 tenaga teknis, 12 guru, dan 8 tenaga kesehatan. (Satu/S-01)







