Transisi Energi Jadi Tantangan Pemerintahan Prabowo-Gibran

PEMERINTAHAN Prabowo-Gibran akan menghadapi tantangan baru dalam mewujudkan transisi energi. Pemerintah hingga sekarang ini masih memiliki tantangan besar dalam mewujudkan transisi energi. Prabowo Subianto dalam janji kampanye siap menjadikan Indonesia sebagai raja green energy.

Pius Ginting, Koordinator Nasional Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat (AEER) dalam diskusi bertema Tantangan transisi energi pemerintahan Prabowo-Gibran yang digelar oleh AEER di Jakarta, Kamis (113/6) menyatakan lima tahun pemerintahan Prabowo-Gibran akan semakin menatang dalam upaya mewujudkan transisi energi.

“Tantangan dihadapi ketergantungan bahan bakar fosil di Indonesia masih tinggi. Keterbatasan infrastruktur dan teknologi, pensiun dini PLTU, dampak sosial ekonomi dan keterbatasan mekanisme insentif pengembangan energi terbarukan,” terang Pius Ginting.

BACA JUGA  Prabowo Subianto Panggil Para Calon Menteri di Kertanegara

Tantangan transisi energi ini diharapkan Pius bisa dituntaskan oleh pemerintahan baru Prabowo-Gibran yang akan memegang pemerintahan lima tahun ke depan. Pius merekomendasikan

transisi energi dengan pembatasan produksi mineral berdasarkan daya dukung energi terbarukan. “Perlunya diversifikasi sumber pendanaan. Pentingnya konsultasi dan partisipasi publik yang sistematis dan pengawasan serta regulasi yang ketat,” ujarnya.

Pada kesempatan sama Nizhar Marizi, Direktur Sumber Daya Energi Mineral dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas menjelaskan bahwa pemerintah melalui Asta Cita memiliki program prioritas sektor energi berupa dekarbonisasi menuju net zero emission 2025-2060 sebesar Rp794,6 Triliun per tahun.

Menurutnya dalam kondisi ideal pemerintah dan swasta mengalokasikan 2 persen dari investasinya ke investasi hijau. Tetapi itu masih ada investment gap sebesar Rp458,2 triliun dari 2025-2060.

BACA JUGA  KLH/BPLH Tetapkan 7 Lokasi Pembangunan PSEL

“Penerapan kebijakan pembiayaan hijau alternatif seperti realokasi subsidi, pajak karbon dan perdagangan karbon dapat mengisi 84 persen dari gap tersebut. Artinya masih diperlukan alternatif pendanaan inovatif lainnya dan investasi hijau berkelanjutan,” ujar Nizhar.

Nizhar mencontohkan perkiraan pembayaran tahunan untuk pensiun dini PLTU batu bara mencapai US$11,8 miliar per tahun atau setara Rp176.290 triliun atau setara dengan US$7,6 miliar pada nilai saat ini antara tahun 2024-2060.

Sementara itu pembicara lain, Brilliant Faisal, Fungsional Perencana Ahli Madya Bappeda Sumatra Selatan menyatakan bahwa Sumatra Selatan yang memiliki kekayaan tambang batu bara  telah siap menuju transisi energi. Saat ini potensi energi baru terbarukan di Sumatra Selatan yakni panas bumi sebesar 21,032 MW yang dibangun oleh PLTP Pertamina Geothernal

BACA JUGA  Nana Sudjana Dorong Peningkatan Implementasi Ekonomi Sirkular

“Sejak beroperasinya geothermal mampu mendongkrak energi baru terbarukan di Sumatra Selatan. Secara keseluruhan Sumsel itu surplus energi, dan siap bertransisi energi,” jelas Faisal. (Nda/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

KAI Logistik (Kalog) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem logistik yang inklusif. Salah satunya diwujudkan melalui program kemitraan Kalog Express, yang hingga saat ini telah…

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, terus mendorong badan usaha milik daerah (BUMD) agar berinovasi. Terutama untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah berbagai kebijakan anggaran saat ini. Salah satunya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Barros Antar Kemenangan Persib

  • July 25, 2026
Gol Barros Antar Kemenangan Persib

15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

  • July 25, 2026
15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

  • July 25, 2026
Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

  • July 25, 2026
Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

  • July 25, 2026
Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

  • July 25, 2026
Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal