Terjadi 21 Kali Guguran Lava dan 35 Kali Gempa di Puncak Gunung Merapi

TERJADI guguran lava dari puncak Gunung Merapi, pada Kamis (13/6) pukul 18.00 hingga Jumat (14/6) pukul 06.00 WIB  sebanyak 21 kali dengan jarak luncur maksimal 1.700 meter dari puncak.

“Guguran lava ini meluncur ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter dari puncak, masuk ke hulu Sungai Bebeng,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Merapi, Suraji, Jumat (14/6).

Selain terjadinya guguran lava, jelasnya, selama 12 jam tersebut, juga terjadi 43 kali gempa. “Yang terbanyak gempa guguran, yang terjadi sebanyak 35 kali dengan durasi paling lama 178,7 detik. Gempa lainnya, fase banyak atau hybrid terjadi 3 kali, low frekuensi 2 kali dan 1 kali gempa vulkanik dangkal,” lanjutnya.

BACA JUGA  Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

Sampai saat ini status masih dipertahankan level III atau Siaga. “Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat terkait adanya potensi bahaya pada saat ini yang antara lain berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.

“Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak,” jelasnya.

Data pemantauan, lanjutnya menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. Karena itu masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.  (AGT/S-01)

BACA JUGA  Hujan Angin Sebabkan Sejumlah Pohon Tumbang di Sleman

Siswantini Suryandari

Related Posts

Nekat Bobol Rumah Temannya, Remaja ini Gondol Emas dan Laptop

TIM Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo meringkus ATD, 20, remaja warga Wonocolo, Surabaya karena terbukti membobol rumah rekannya sendiri di kawasan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. Tersangka menggondol perhiasan emas serta laptop…

Penurunan Kemiskinan dan Good Governance Jadi Fokus Pembangunan DIY

PEMBANGUNAN daerah Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2027 difokuskan pada 6 prioritas. Keenam prioritas tersebut, yakni penurunan tingkat kemiskinan; peningkatan kualitas sumber daya manusia; penurunan ketimpangan antarkelas sosial dan antarwilayah; peningkatan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Nekat Bobol Rumah Temannya, Remaja ini Gondol Emas dan Laptop

  • November 4, 2026
Nekat Bobol Rumah Temannya, Remaja ini Gondol Emas dan Laptop

Bukan Cuma Mengajar, Guru di Bandung Bangun Karakter dan Keterampilan

  • November 4, 2026
Bukan Cuma Mengajar, Guru di Bandung Bangun Karakter dan Keterampilan

Penurunan Kemiskinan dan Good Governance Jadi Fokus Pembangunan DIY

  • November 4, 2026
Penurunan Kemiskinan dan Good Governance Jadi Fokus Pembangunan DIY

Kapolda DIY Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan di Mapolda

  • November 4, 2026
Kapolda DIY Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan di Mapolda

Eks Tim Mawar Sebut Prabowo Sudah Waspadai Pengkhianat Sejak 2025

  • November 4, 2026
Eks Tim Mawar Sebut Prabowo Sudah Waspadai Pengkhianat Sejak 2025

Polresta Sidoarjo Ungkap 147 Kasus Narkoba dan Amankan 180 Tersangka

  • November 4, 2026
Polresta Sidoarjo Ungkap 147 Kasus Narkoba dan Amankan 180 Tersangka