Bandung Zoo Ditutup, Karyawan Tuntut Legalitas Taman Safari

KONDISI Bandung Zoo (Kebun Binatang Bandung) semakin memanas dan terpaksa ditutup di tengah liburan sekolah.

Perseteruan terjadi antara Serikat Pekerja Mandiri Derenten (SPMD) Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) dengan kelompok sekuriti Red Guard, yang disebut tidak memiliki kontrak resmi dengan YMT.

Insiden terjadi pada Rabu malam (2/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam perseteruan tersebut, Pembina YMT Gantira Bratakusuma dilaporkan mengalami luka di bagian dahi akibat tersikut oleh salah satu sekuriti.

Akibat ketegangan itu, Bandung Zoo untuk sementara ditutup. Para karyawan pun mengamankan area kantor dan ruang-ruang YMT.

Ketua SPMD, Yaya Suhaya, menyatakan bahwa tindakan pengamanan ini bukan sekadar aksi spontan. Ia menegaskan bahwa tuntutan utama para pekerja adalah kejelasan legalitas manajemen baru yang kini disebut berada di bawah kendali Taman Safari Indonesia (TSI).

BACA JUGA  Yogi Studio by The Blew Luncurkan Koleksi Imlek 2026

“Sejak mereka masuk pada 20 Maret 2025, tidak ada satu pun dokumen resmi yang menunjukkan bahwa TSI memiliki legalitas sah dalam mengelola Bandung Zoo,” ujar Yaya, Kamis (3/7).

Menurutnya, persoalan ini bukan hanya menyangkut administrasi, tapi menyentuh inti persoalan tata kelola lembaga konservasi di Indonesia. Ia menyoroti bagaimana pekerja lapangan yang selama ini menjaga operasional merasa dikesampingkan dan tidak dilibatkan dalam proses transisi.

“Jangan-jangan mereka tidak punya akta sah. Kalau ilegal, kenapa bisa mengelola fasilitas publik?” kata Yaya. “Warga Bandung berhak tahu siapa yang kini mengelola kebun binatang ini. Apalagi di dalamnya ada puluhan spesies langka yang harus dijaga.”

Yaya juga mengkritik sikap manajemen yang dinilai tertutup dan tidak memberikan penjelasan di tengah polemik yang berkembang. Ia khawatir dampaknya akan menyasar ke kondisi satwa di dalam kebun binatang.

BACA JUGA  Peringati Bandung Lautan Api dengan Tabur Bunga di TMP Cikutra

“Jika pengelolaannya tidak jelas, bagaimana nasib satwa-satwa yang menjadi tanggung jawab mereka? Ironis, ketika pengunjung menikmati liburan, kami para pekerja justru sibuk mengurai teka-teki soal siapa sebenarnya ‘majikan’ kami,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gantira Bratakusuma bersama kuasa hukumnya menunjukkan dokumen Akta Notaris Nomor 40, tertanggal Oktober 2024, yang menyebut Bisma Bratakusuma sebagai Ketua Pengurus YMT. Dokumen ini diklaim sebagai bukti sah kepengurusan yayasan.

Situasi di Bandung Zoo kini tengah menjadi perhatian, terutama terkait transparansi dan legalitas pengelolaan lembaga konservasi tersebut. Pihak terkait diharapkan segera memberi klarifikasi untuk menjamin keberlangsungan perlindungan terhadap satwa dan stabilitas operasional kebun binatang. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Debit Sungai Cikapundung Naik, Bandung Siaga Banjir

Siswantini Suryandari

Related Posts

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

TIM voli Jakarta Bhayangkara Presisi sukses melewati rintangan pertamanya di ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Saat  menghadapi wakil Kazakhstan, Zhaiyk pada laga pertamanya di GOR Terpadu A. Yani,…

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara