Pencarian Korban Longsor Tambang Gunung Kuda Dihentikan

PEMERINTAH Kabupaten Cirebon resmi menghentikan upaya pencarian korban longsor di area tambang Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon. Bersamaan dengan keputusan tersebut, status tanggap darurat juga dicabut.

Pencarian intensif telah dilakukan oleh tim gabungan selama tujuh hari. Keputusan penghentian diambil dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Kantor Bupati Cirebon, Kamis (6/6).

Rapat ini dihadiri oleh unsur TNI-Polri, Basarnas, BPBD, Inspektur Tambang, serta perwakilan dari PT Indocement selaku pemilik konsesi tambang.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menyatakan bahwa penghentian pencarian dilakukan demi keselamatan seluruh personel SAR yang bertugas di lapangan.

“Berdasarkan masukan dari berbagai pihak dan mempertimbangkan kondisi lapangan yang masih labil serta berisiko tinggi, kami memutuskan menghentikan pencarian mulai pukul 15.00 WIB hari ini,” ujar Imron.

BACA JUGA  BNPB: 17 Orang Tewas Longsor Pasirlangu, 11 Teridentifikasi

Dari total korban yang tertimbun longsor, sebanyak 21 jenazah telah ditemukan. Namun, masih ada empat korban lainnya yang dinyatakan hilang.

“Camat menyampaikan bahwa pihak keluarga dari keempat korban sudah mengikhlaskan dan menerima keputusan ini. Proses pencarian telah dilakukan secara maksimal selama tujuh hari, sesuai surat keputusan yang saya keluarkan,” lanjut Imron.

Untuk mencegah adanya pencarian mandiri oleh keluarga korban atau warga, pemerintah daerah bersama aparat keamanan memutuskan menutup sementara seluruh akses menuju lokasi tambang.

“Lokasi tambang saat ini kami tutup total. Polisi dan TNI akan memasang portal serta garis polisi di semua akses masuk. Penutupan dilakukan sore ini juga,” tegas Imron.

BACA JUGA  Korban Longsor Majenang Bertambah Jadi 13 Orang

Lebih lanjut, Pemkab Cirebon juga akan mengevaluasi dampak sosial dari penutupan tambang terhadap masyarakat sekitar, khususnya bagi warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan.

“Pemkab akan mencari solusi agar masyarakat bisa beralih ke pekerjaan lain yang lebih aman dan tidak berada di zona rawan bencana,” tutupnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kapolda DIY Ajak Siswa SMPN 1 Depok Sleman Tanamkan Disiplin dan Karakter

PENDIDIKAN karakter dan pembentukan generasi muda yang berintegritas menjadi perhatian Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Kapolda DIY Irjen Pol. Langgeng Purnomo, menjadi pembina upacara di SMP…

Tim Basket Putri Cianjur Ungguli Indramayu di Babak Penyisihan Porprov XV Jabar

TIM bola basket putri Kabupaten Cianjur tampil moncer melawan Kabupaten Indramayu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di GOR Kota Depok, Minggu (1/11/2026). Tim bola basket putri…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kapolda DIY Ajak Siswa SMPN 1 Depok Sleman Tanamkan Disiplin dan Karakter

  • November 2, 2026
Kapolda DIY Ajak Siswa SMPN 1 Depok Sleman Tanamkan Disiplin dan Karakter

Rektor Universitas ‘Aisyiyah Dikukuhkan Jadi Pendekar Kehormatan Tapak Suci

  • November 2, 2026
Rektor Universitas ‘Aisyiyah Dikukuhkan Jadi Pendekar Kehormatan Tapak Suci

Marc Marquez Makin Kukuh di Puncak Klasemen, Veda Buat Sejarah

  • November 1, 2026
Marc Marquez Makin Kukuh di Puncak Klasemen, Veda Buat Sejarah

Persib Pesta Gol ke Gawang Isenmulang, Borneo FC Tumbang di Mataram

  • November 1, 2026
Persib Pesta Gol ke Gawang Isenmulang, Borneo FC Tumbang di Mataram

Tim Basket Putri Cianjur Ungguli Indramayu di Babak Penyisihan Porprov XV Jabar

  • November 1, 2026
Tim Basket Putri Cianjur Ungguli Indramayu di Babak Penyisihan Porprov XV Jabar

Kalah Lagi, MU Makin Dekat Tepi Jurang Degradasi

  • November 1, 2026
Kalah Lagi, MU Makin Dekat Tepi Jurang Degradasi