ITB Akui Mahasiswanya Terlibat Praktik Perjokian UTBK 

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) membenarkan bahwa mahasiswa berinisial LVN terlibat dalam praktik perjokian UTBK.

LVN terlibat perjokian di sejumlah pusat pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK). Ia adalah mahasiswan aktif ITB. 

Pernyataan dari ITB ini dikeluarkan menanggapi pernyataan resmi Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) UTBK 2025.

Dalam konferensi pers tersebut, disebutkan bahwa LVN terlibat dalam praktik perjokian di sejumlah pusat pelaksanaan UTBK. Namun ITB menginformasikan bahwa kejadian tersebut tidak terjadi di pusat UTBK ITB.

“ITB sangat menyesalkan bahwa hal itu dilakukan oleh seorang mahasiswa yg seharusnya menjunjung tinggi etika akademik,” kata Dr. N. Nurlaela Arief Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB melalui keterangannya Kamis (1/5).

BACA JUGA  ITB Buka Jalur Seleksi Siswa Unggul Mulai 2026

“Untuk itu, dengan segera kami melakukan langkah-langkah penegakan aturan akademik dan kemahasiswaan,” lanjutnya.

Menurut Nurlaela, sebagai bentuk tanggung jawab institusi atas dugaan terlibatnya mahasiswa ITB tersebut. ITB telah membentuk Komisi Pelanggaran Akademik dan Kemahasiswaan untuk menindaklanjuti pemeriksaan kasus ini.

“Komisi ini bertugas memeriksa dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh yang bersangkutan,” kata Nurlaela.

Jika terbukti maka Komisi akan merekomendasikan sanksi kepada Rektor ITB sesuai dengan ketentuan. “Sedangkan dugaan tindak pidana kami serahkan penanganannya kepada pihak kepolisian,” jelas Nurlaela.

ITB berkomitmen menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, tanggung jawab akademik.

“Serta senantiasa berupaya menjaga kepercayaan publik dan mendorong terciptanya budaya akademik yang jujur, bersih dan beretika,” ungkap Nurlaela.

BACA JUGA  Bantu Cegah DBD, BMKG Luncurkan Produk Layanan DBDKlim di Bali

Di tempat terpisah Koordinator Pelakaana UTBK Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Redhiana Langen Tresna menjelaskan pada pelaksaaan UTBK di ISBI dapati 2 orang joki.

Kedua joki ini dalam pelaksanaan ujian tertulis. Keduanya adalah Lukas Valentino Nainggolan (LV) yang ditemukan pada Jumat (25/4) dan Kamila Djibran (KD) yang beraksi pada Minggu (27/4).

“Dua pelaku perjokian tersebut mengakui telah mengikuti UTBK di ISBI Bandung lebih dari satu kali,” kata Redhiana.

Bahkan, menurut pengakuannya, Lukas telah menjadi joki dari tiga peserta sejak UTBK dimulai pada Rabu (23/4). Berdasarkan pendalaman panitia UTBK ISBI Bandung, diduga, Lukas dan Kamila merupakan satu komplotan.

Sebab adanya kesamaan inisial seseorang yang merekrut keduanya untuk melakukan perjokian UTBK. Mereka juga mendapatkan bayaran untuk menjadi joki tersebut hingga puluhan juta rupiah.

BACA JUGA  ITB Tanggapi Kebocoran Data Mahasiswa dan Alumni

Joki ini mendapat bayaran Rp30 juta hingga Rp50 juta.

“Ini berdasarkan pengakuan keduanya kepada panitia UTBK ISBI Bandung. Kami langsung melaporkannya ke Panitia Pusat UTBK 2025,” pungkasnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

KAI Logistik terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menjadi alternatif distribusi B3 yang terstandar dan dikelola ketat sesuai…

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat volume penjaminan sebesar Rp35,8 triliun di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2025. Dari total tersebut, sebanyak 577.454 pelaku usaha mikro,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

  • February 12, 2026
Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

  • February 12, 2026
Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

  • February 12, 2026
Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

  • February 12, 2026
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

  • February 12, 2026
UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api