Polri Harus Proses Kasus Judi Sabung Ayam di Way Kanan

POLRI harus proses kasus judi sabung ayam berujung kematian tiga polisi yang melibatkan dua anggota TNI aktif diduga sebagai pelakunya.

Dosen Ilmu Hukum Pidana dari Fakultas Hukum UGM, Dr. Muhammad Fatahillah Akbar, S.H., LL.M. mengatakan bahwa dalam kasus  judi sabung ayam sama sekali bukan wewenang TNI. “Itu kewenangan Polri saja,” katanya.

“Pembunuhan ini harus diproses. Ditambah lagi dengan menggunakan senjata dan dilakukan oleh oknum TNI. Harus diproses dengan tegas,” kata Fatahillah, Kamis (20/3).

Ia mengingatkan kejadian oknum anggota TNI dan Polri aksi saling tembak bukan hanya sekali dua kali terjadi.

Bahkan kerap terjadi di berbagai daerah yang berawal dari perbuatan area beking (backing) arena perjudian, diskotik hingga jasa pengamanan.

BACA JUGA  12 Selongsong Peluru Ditemukan di Lokasi Judi Sabung Ayam

Bahkan kerap terjadi di berbagai daerah yang berawal dari perbuatan area beking (backing) arena perjudian, diskotik hingga jasa pengamanan.

Fatahillah Akbar menerangkan Polri dan TNI memiliki fungsi dan tugas yang berbeda satu sama lain. Polri terkait menjaga keamanan dan ketertiban serta memerangi kejahatan.

Sementara TNI di bidang pertahanan dan menegakkan kedaulatan negara. Menurutnya jika ada oknum aparat terlibat maka harus ditangani secara objektif.

Jika perbuatan dilakukan oleh militer, memang hanya Polisi Militer dapat menangani. Tapi jika ada kerjasama sipil dan militer dalam suatu tindak pidana, maka perkara harus ditangani secara koneksitas.

“Saya kira ini yang perlu dikawal bagaimana penanganan kasus pembunuhan. Jika hanya polisi militer, tetap harus terbuka juga prosesnya agar akuntabel,” ujarnya.

BACA JUGA  Polri Menaikkan Pangkat Tiga Polisi Gugur di Way Kanan Lampung

Dalam penggerebekan tersebut menurut Akbar ada warga sipil yang juga terlibat sehingga perlu penyelesaian secara koneksitas antara TNI dan Polri.

“Ada sipil terlibat yang melakukan sabung ayam. Jadi sebaiknya diselesaikan koneksitas sehingga Polri dapat terlibat di dalamnya,” paparnya.

Hingga saat ini dua anggota TNI diduga menembak tiga anggota polisi dalam kasus penggerebekan judi sabung ayam ddi Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung masih berstatus saksi. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lantik 17 Pejabat Administrator, Pemkab Tapanuli Utara Perkuat Aparatur

WAKIL Bupati Tapanuli Utaral,  Deni Parlindungan Lumbantoruan memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan sebanyak 17 Pejabat Administrator di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara. Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati…

Banjir Rob Rendam Wilayah Pesisir Sidoarjo saat Libur Tahun Baru Islam

BANJIR rob kembali merendam kawasan pesisir Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (16/6). Fenomena tahunan ini bertepatan dengan hari libur nasional Tahun Baru Islam. Kondisi itu berimbas pada membludaknya ratusan pemancing yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lantik 17 Pejabat Administrator, Pemkab Tapanuli Utara Perkuat Aparatur

  • June 16, 2026
Lantik 17 Pejabat Administrator, Pemkab Tapanuli Utara Perkuat Aparatur

Banjir Rob Rendam Wilayah Pesisir Sidoarjo saat Libur Tahun Baru Islam

  • June 16, 2026
Banjir Rob Rendam Wilayah Pesisir Sidoarjo saat Libur Tahun Baru Islam

Hasil Imbang Warnai Hari Kelima Piala Dunia

  • June 16, 2026
Hasil Imbang Warnai Hari Kelima Piala Dunia

Menekan Angka Kematian Ibu Lewat Deteksi Dini Sebelum Kehamilan

  • June 16, 2026
Menekan Angka Kematian Ibu Lewat Deteksi Dini Sebelum Kehamilan

Spanyol Ditahan Tanjung Verde di Laga Pertama

  • June 16, 2026
Spanyol Ditahan Tanjung Verde di Laga Pertama

Dibantai Swedia, Tunisia Dikabarkan Pecat Pelatih Sabri Lamouchi

  • June 16, 2026
Dibantai Swedia, Tunisia Dikabarkan Pecat Pelatih Sabri Lamouchi