Warga Denpasar Keluhkan Kelangkaan Gas LPG 3 Kilogram

WARGA Denpasar mengeluhkan kelangkaan gas LPG 3 kilogram. Pasalnya, hal itu sudah terjadi dalam tiga hari terakhir. Bahkan beberapa ibu rumah tangga harus berebutan gas agar bisa mendapatkannya. Bukan hanya itu, banyak pengecer yang memainkan moment kelangkaan gas LPG 3 kilogram untuk menaikkan harga.

“Saya sudah berkeliling, mulai dari Jl Kecubung, Jl Jaya Giri, Pasar Kreneng, Jl Nusa Indah Denpasar. Semua kios dan toko menjelaskan tidak ada gas LPG 3 kilogram. Saya sampai tidak bisa masak, sampai sekarang belum makan,” ujar Nanda, seorang warga Denpasar.

Kondisi yang sama terjadi di Denpasar Barat. Di wilayah Desa Padangsambian Kaja, Kota Denpasar, harga gas LPG 3 kilogram naik menjadi Rp29 ribu hingga Rp30 ribu. Bahkan banyak warung atau toko menyembunyikan tabung gas LPG 3 kilogram di tempat yang tersembunyi. Ketika banyak pembeli bertanya, pedagang beralasan bahwa tabung gas LPG 3 kilogram tersebut sudah dipesan, tinggal diantar. Warga bisa mengambilnya dengan syarat harus membayar dua kali lipat.

BACA JUGA  1575 Anak dari 113 SSB akan Tampil di Bali Grassroots Festival 2024

“Kita ada gas LPG 3 kilogram. Kita mau beli, katanya sudah dipesan. Tidak berselang lama, ada warga lain datang beli tetapi dengan harga yang mahal,” ujar Ibu Tika saat ditemui di seputaran Jl Hayam Wuruk Denpasar. Ia meminta agar pihak terkait segera menertibkan pengecer yang memainkan harga gas LPG 3 kilogram untuk mencari keuntungan pribadi.

Area Manager Comunications Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi saat dikonfirmasi soal kelangkaan gas LPG 3 kilogram tidak menjelaskan secara rinci penyebab terjadi kelangkaan tersebut. Ia meminta kepada awak media agar memberikan lokasi detail wilayah Kota Denpasar yang mana yang terjadi kelangkaan gas LPG 3 kilogram.

BACA JUGA  Komunitas WNA di Bali Tanam Mangrove di Pantai Mertasari

“Boleh tahu lokasi detail di mana saja yang terjadi kelangkaan gas LPG 3 kilogram. Petugas kami akan segera cek ke lapangan. Kita memohon konfirmasinya, apakah kelangkaan gas LPG 3 kilogram itu di tingkat pengecer atau pangkalan resmi. Sebab, kondisi akan dimanfaatkan oleh pengecer untuk jual di atas HET,” ujarnya.

Ahad Rahedi berjanji untuk melacak agen resmi dan pangkalan resmi di beberapa wilayah di Kota Denpasar yang dikeluhkan terjadi kelangkaan gas LPG 3 kilogram. Namun hingga saat ini belum ada penjelasan secara resmi dari pihak Pertamina soal penyebab terjadi kelangkaan tersebut.

Apakah kelangkaan gas LPG 3 kilogram terjadi di tingkat pangkalan resmi atau di tingkat pengecer. Bila kelangkaan gas LPG 3 kilogram terjadi di pangkalan resmi maka Pertamina akan bertindak tegas terhadap pangkalan atau agen resmi. (Ard/N-01)

BACA JUGA  Pertamina Pastikan Ron Pertamax Sesuai Spesifikasi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemkot Pastikan Bandung Zoo Tetap Tutup Saat Libur Lebaran

KONFLIK di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang belum juga usai. Hal itu membuat operasional Bandung Zoo selama libur Lebaran tetap ditutup oleh Pemerintah Kota  Bandung. Ini tentu saja…

Pupuk Kujang Berangkatkan 354 Pemudik ke Berbagai Daerah

SEBANYAK 354 pemudik diberangkatkan dalam program mudik gratis yang digelar Pupuk Kujang dari kawasan Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Para peserta mudik gratis diberangkatkan menggunakan 6 unit bus premium menuju berbagai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Empat Personel TNI Terduga Penyiram Air Keras Ditahan Puspom

  • March 18, 2026
Empat Personel TNI Terduga Penyiram Air Keras Ditahan Puspom

Gelar Piala Afrikanya Dicopot CAF, Senegal Banding ke CAS

  • March 18, 2026
Gelar Piala Afrikanya Dicopot CAF, Senegal Banding ke CAS

Kalog Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik

  • March 18, 2026
Kalog Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik

Pemkot Pastikan Bandung Zoo Tetap Tutup Saat Libur Lebaran

  • March 18, 2026
Pemkot Pastikan Bandung Zoo Tetap Tutup Saat Libur Lebaran

Pupuk Kujang Berangkatkan 354 Pemudik ke Berbagai Daerah

  • March 18, 2026
Pupuk Kujang Berangkatkan 354 Pemudik ke Berbagai Daerah

Observatorium Bosscha ITB Bantu Penentuan 1 Syawal

  • March 18, 2026
Observatorium Bosscha ITB Bantu Penentuan 1 Syawal