15 Korban Meninggal dalam Laka Truk Masuk Sungai

TIM SAR gabungan akhirnya menemukan satu korban terakhir dalam kecelakaan jatuhnya truk bak terbuka jenis Colt Diesel ke Sungai Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (24/2). Satu korban tersebut diketahui bernama Noel yang masih berstatus anak-anak.

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, korban atas nama Noel ditemukan pada titik koordinat 0° 1’8.”N 101° 36’25″E atau sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Begitu ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Korban terakhir yang sebelumnya masih dalam pencarian sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban atas nama Noel seorang anak-anak,” kata Budi, Senin (24/2).

Dengan ditemukannya korban tersebut, per Senin jumlah korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia berjumlah tujuh orang. Sedangkan sebelumnya sudah ditemukan sebanyak delapan orang. Sehingga dari 32 orang, sebanyak 17 orang selamat, dan 15 orang meninggal dunia.

BACA JUGA  Cegah Penyebaran PMK, Riau Perketat Keluar Masuk Hewan Ternak

“Sehingga total korban yang meninggal dunia pada peristiwa tersebut berjumlah 15 orang. Kemudian 17 lainnya berhasil selamat,” jelasnya.

Lakukan pengecekan

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau Boby Rachmat mengatakan, usai kejadian tersebut pihaknya juga akan turun langsung ke perusahaan untuk mengecek unsur-unsur pelanggaran yang mungkin terjadi sehingga menyebabkan kecelakaan tersebut.

“Kami juga akan turun ke perusahaan untuk melakukan pemeriksaan dan pengecekan prosedur. Jika memungkinkan ada kesalahan, pihak perusahaan bisa saja diberi sanksi,” ujarnya.

Saat pengecekan ke perusahaan tersebut, pihaknya juga akan mengajak pihak BPJS ketenagakerjaan. Pihak BPJS ketenagakerjaan nantinya juga akan mengecek apakah para karyawan tersebut sudah terdaftar atau belum di BPJS Ketenagakerjaan.

BACA JUGA  Lagi, Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Taman Nasional Tesso Nilo

“Pihak BPJS Ketenagakerjaan juga akan ikut bersama kami nantinya,” ujarnya.

Daftar nama korban selamat

1. Yerniwati

2. Arkian Zebua

3. Yasman Gulo

4. Novayanti

5. Taogomano

6. Nenek Seja

7. Ina Nove

8. Epriniwati

9. Dameria

10. Jelisman

11. Otonius

12. Yantonius

13. Melianus

14. Juventus

15. Febri

16. Wia

17. Berkat

Daftar korban meninggal

1. Maranata Zendrato

2. Solina

3. Cahya

4. Tri

5. Cel

6. Yaman Hulu

Daftar korban hilang dan meninggal

1. Aferius

2. Yusnidar

3. Yasani

4. Setia Murni

5. Arman

6. Amel

7. Noel

8. Wilda

9. Ciras

BACA JUGA  Banjir Luapan Sungai Kampar Landa Pelalawan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur Ditambah

MENGANTISIPASI lonjakan penumpang pada libur panjang Tahun Baru Imlek, KAI Commuter Wilayah VI Yogyakarta menambah frekuensi perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur menjadi 31 perjalanan per hari. Penambahan ini berlaku mulai Sabtu…

Wali Kota: Keberagaman Jadi Nadi Kehidupan Kota Semarang

KOTA Semarang dinilai telah mencapai kematangan sosial, ketika keberagaman menjadi nadi kehidupan yang memastikan seluruh warga dapat tumbuh dan sejahtera bersama. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Agustina Wilujeng saat menghadiri…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur Ditambah

  • February 14, 2026
Perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur Ditambah

Wali Kota: Keberagaman Jadi Nadi Kehidupan Kota Semarang

  • February 14, 2026
Wali Kota: Keberagaman Jadi Nadi Kehidupan Kota Semarang

Ketika Pejuang Kanker Terhenti karena Status PBI-JK

  • February 14, 2026
Ketika Pejuang Kanker Terhenti karena Status PBI-JK

Tumbu Ramelan, Kolektor Batik Kuno Setia Jaga Warisan Dunia

  • February 14, 2026
Tumbu Ramelan, Kolektor Batik Kuno Setia Jaga Warisan Dunia

Jateng Pastikan PKB 2026 Tak Naik, Kaji Diskon 5%

  • February 14, 2026
Jateng Pastikan PKB 2026 Tak Naik, Kaji Diskon 5%

Rektor UII Wisuda 416 Lulusan, Tekankan Empati Sosial

  • February 14, 2026
Rektor UII Wisuda 416 Lulusan, Tekankan Empati Sosial