Faktor Usia Jadi Masalah Utama Jemaah Embarkasi Solo

FAKTOR usia tua dan rentan sakit mengakibatkan empat jemaah calon haji (calhaj) dari embarkasi Solo meninggal sebelum pemberangkatan atau ketika baru sampai di Madinah, Arab Saudi.

Seperti diberitakan, pilot yang take off dari Embarkasi Solo juga terpaksa menurunkan seorang jemaah perempuan di Embarkasi Deli Serdang (KNO), karena mengalmi kesakitan dan tidak sadarkan diri di dalam pesawat.

Jemaah calhaj yang terpaksa diturunkan di Embarkasi Deli Serdang (KNO), bernama Robiyah Sayun Tawan, 77 dari Kloter 37 Batang, yang mengalami sakit sesaat setelah pesawat take off dan tidak sadar diri.

“Jemaah itu sebelum masuk pesawat, kondisinya sehat. Namun ketika terbang mendadak lemas dan tidak sadarkan diri. Diagnosa dokter adalah menderita Post Syncope + Cephalgia disamping hipertensi,” kata dia.

BACA JUGA  Peserta Asing Puji Hydroplus Indonesia Para Badminton di Solo

Menurut dia, saat ini dokumen keberangkatan dengan skema Makkah Route sementara dibatalkan. Jika dalam perkembangan perawatan nenek tersebut membaik dan sehat serta layak terbang maka menjalani akan pemeriksaan dokumen kembali, dan baru kemudian diberangkatkan lagi.

Adapun terkait jemaah haji keempat dari Embarkasi yang meninggal terakhir, adalah Soekisno bin Ahmad Jahri, 88 karena mengalami pendarahan otak. Jemaah Kloter 35 asal Pekalongan itu mengalami sakit pada 22 Mei 2024. Dalam perawatan di RSUD Dr Moewardi Solo yang menjadi rumah sakit Embarkasi Solo, nyawanya tidak tertolong.

“Yang jelas sekali lagi, bahwa PPIH Embarkasi Solo dalam pelayanan atas jemaah terus berusaha ramah dan membuat gembira, dengan tujuan hati dan pikiran para jemaah tetap terpelihara kesehatan mereka dan senang serta bahagia untuk beribadah haji. Protap proges masuk haji, dari mulai pemberangkatan hingga pelaksanaan haji terus dalam kawalan PPIH, hingga kepulangannya,” ujar Gentur.

BACA JUGA  Pemerintah tetap Tanggungjawab Jemaah Dirawat di Arab Saudi

Menurut dia, sepanjang Sabtu ini, dari Embarkasi Solo diberangkatkan 4 kloter, sehingga total jemaah yang sudah diberangkatkan ke Tanah Suci dari Embarkasi Solo mencapai 17.657, yang terbagi dalam 49 kloter.

Pada hari yang sama, rombongan jemaah calhaj yang terbagi dalam empat kloter dari Sleman, Bantul, Gunung Kidul serta Kota Yogjakarta mulai masuk ke Asrama Haji Donohudan. Mereka yang merupakan rombongan Kloter 50, 51, 52, dan 53 itu akan diberangkatkan menuju Mekah pada Minggu (26/5). (WID/N-01)

BACA JUGA  Solo Batik Carnaval 2024 Pukau Masyarakat

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

  • May 14, 2026
Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

  • May 14, 2026
Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal