Hujan Deras Halangi Pencarian Korban Perahu Tenggelam

OPERASI SAR dalam mencari satu korban tenggelam akibat perahu dihantam ombak di Pantai Congot, pada Minggu (5/1) tidak dapat maksimal.

Penyebabnya, hujan deras yang melanda kawasan pantai selatan di Kabupaten Kulon Progo ini sehingga tim SAR tidak dapat menurunkan perahu jukung guna melakukan pencairan lewat laut.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widyatmoko mengemukakan, pada Sabtu pagi telah dilakukan apel dan tim pencarian dibagi menjadi 4 SRU (Search and Rescue Unit).

SRU 1, ujarnya melakukan pencarian dengan penyisiran darat mulai dari TKP di Pantai Congot ke arah timur sejauh 2 kilometer hingga TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Bayeman, SRU 2 menyambung dari TPI Bayeman ke arah timur hingga sebelah selatan Menara Bandara Yogyakarta Internasional (YIA).

BACA JUGA  Korban Tewas di Mushola Pesantren Al Khozini kini 37 Orang

“SRU 3 melakukan penyisiran darat dari jalan putus selatan Menara YIA ke arah timur hingga 2 kilometer dan SRU 4 menyambung lagi ke arah timur 2 kilometer sampai pemecah gelombang,” katanya.

Dihantam ombak

Untuk diketahui pada Sabtu (4/1) sekitar pukul 10.00 WIB satu perahu nelayan yang diawaki Aan Anugrah Budi dan Mareta Ryan Afandi dihantam ombak dari belakang saat akan berlabuh.

Akibatnya perahu mengalami kendem atau terbalik. Awak perahu sempat memberi isyarat pertolongan dan kemudian dua orang turun dengan perahu jukung memberi pertolongan.

Namun mereka hanya berhasil menolong Mareta Ryan Afandi. Mareta kemudian dinyatakan meninggal di rumah sakit karena luka-lukanya, sedangkan Aan Anugrah Budi terseret ombak.

BACA JUGA  Tim SAR Gabungan Sudah Menemukan Total 74 Bodypack

Hingga penutupan Operasi SAR hari pertama, tim belum menemukan keberadaan Aan.Pencarian pun dilanjutkan hari Minggu. Namun untuk melakukan pencarian lewat perairan dengan menggunakan jukung tidak dapat dilakukan karena terhalang hujan deras. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

UNTUK mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat (Jabar ) memperketat upaya pencegahan di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

  • August 13, 2026
JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN

  • August 13, 2026
Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

  • August 13, 2026
Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

  • August 13, 2026
Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

  • August 13, 2026
Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan