Google Perkuat Kerjasama Digital dengan Universitas Diponegoro

GOOGLE  Indonesia berkunjung ke Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi.

Wakil Rektor IV bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., menyambut baik inisiatif ini.

“Saya bersama dengan Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik ingin merambah kerjasama selain media mainstream, juga merambah ke platform digital, salah satunya adalah Google,” kata Wijayanto, Kamis (5/12).

“Kami ingin ada kerja sama dengan Google, karena kita ini banyak sekali irisannya. Saya percaya Google mempunyai misi untuk mencerdaskan kehidupan publik, sama seperti UNDIP,” lanjutnya.

Menurutnya di UNDIP ini potensinya sangat luar biasa karena banyak peneliti dan disiplin ilmu.

Selain itu kolaborasi ini akan menjadi langkah strategis dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengembangan SDM unggul dan relevan dengan kebutuhan industri.

BACA JUGA  Tiga Peneliti UNDIP Raih Anugerah Karya Riset Jateng 2025

Perkenalkan Gemini

Sementara itu, Sugiyanto Yoannatan, Field Sales Representative, Google Indonesia memperkenalkan Gemini dan Cloud Computing sebagai teknologi kecerdasan buatan (AI).

Teknologi ini memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi terutama di bidang pendidikan.

‘Google Cloud dirancang khusus untuk mendukung institusi pendidikan tinggi melalui program pelatihan, sertifikasi, dan akses ke sumber daya digital lain.

Teknologi ini dapat memfasilitasi penelitian dosen dan mahasiswa.

Pada kesempatan ini, Google juga memperkenalkan Gemini, teknologi kecerdasan buatan (AI) multimodal terbaru dari Google yang dapat memproses teks, gambar, video, audio, dan kode.

Gemini dapat digunakan secara gratis maupun berbayar, terintegrasi dengan Gmail dan mampu menjalankan perintah pengguna baik secara tertulis maupun suara.

Dengan dukungan lebih dari 40 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Gemini menjadi teknologi inklusif untuk pengguna dari berbagai komunitas di dunia.

BACA JUGA  Aplikasi Hukum Fauxell Hadir Untuk Mudahkan Konsultasi Hukum 

Fatimah Wulandini, Customer Solution Consultant Google Indonesia yang juga hadir dalam kegiatan ini mengatakan, Gemini berbeda dengan aplikasi sejenis.

Sebab tidak melayani instruksi yang berkaitan dengan tindakan yang mengarah pada kejahatan, seperti bunuh diri, merakit bom, atau isu-isu sensitif.

Dalam hal ini tetap menjaga sisi manusia dari teknologi yang ia ciptakan.

Wijayanto sempat melihat demonstrasi bagaimana AI milik google digunakan untuk mendukung riset tentang digital demokrasi yang menjadi area expertise Wijayanto.

Ia mengatakan UNDIP berencana mendirikan satu pusat studi yang disebut Unit Center for Big Data and Artificial Intelligence.

Menurutnya di ranah digital ada banyak problem disinformasi seperti ujaran kebencian, gendered disinformation yang bisa memundurkan demokrasi  dan memicu kekerasan.

BACA JUGA  Mahasiswa UNDIP Harus Jadi Manusia Bermanfaat

UNDIP punya visi untuk turut berkontribusi memecahkan berbagai masalah itu. Kerjasama dengan digital platform seperti google bisa menjadi salah satu langkah penting.

Perkuat platform digital

Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik, Dr. Nurul Hasfi menyebutkan bahwa kerjasama  untuk membangun jaringan media platform digital.

“Diharapkan kerja sama dengan Google Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mendukung tugas dan fungsi Direktorat dalam membangun reputasi UNDIP,” ujarnya.

Kolaborasi antara Google Indonesia dan UNDIP bukan hanya sekadar kemitraan teknologi, tetapi sebuah langkah strategis dalam menjawab tantangan disinformasi di era digital. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

SEMANGAT apresiasi terhadap dedikasi dan pengabdian para tokoh bangsa mewarnai malam Penganugerahan HPN Awards 2026 yang digelar Berlian Organizer di Diamond Ballroom, Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Jumat (26/6/2026). Sebanyak…

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards