BNPB Siap Bangun Rumah Dampak Konflik di Adonara Barat

PEMERINTAH melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membangun kembali rumah warga yang terbakar akibat konflik antar-kampung di Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikan oleh Kepala BNPB Suharyanto usai mengunjungi sekaligus berdialog dengan warga di Desa Bugalima bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Senin (25/11).

Konflik sosial mengakibatkan 52 rumah rusak, 2 orang meninggal dunia dan 4 orang luka-luka.

Hal disikapi serius oleh pemerintah melalui Rapat Tingkat Menteri pada 20 November lalu.

Dalam rapat tersebut, konflik ini ditetapkan sebagai Kondisi Keadaan Tertentu.

Dan memungkinkan penanganannya dapat dibiayai oleh BNPB.

BACA JUGA  BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca 24 Jam di Sumatra

Sebagai tindak lanjut hasil pertemuan juga telah disampaikan kepada Presiden melalui surat resmi untuk memperoleh persetujuan atau keputusan Presiden.

“Sehingga BNPB leluasa secara regulasi untuk membantu masyarakat yang terdampak meskipun bukan bencana alam tapi menjadi bencana sosial,” ujar Suharyanto, usai berdialog dengan warga.

Kepala BNPB juga menyebut akan membangun 52 rumah yang rusak dan akan rampung pengerjaannya secepat mungkin.

Terutama saat momentum perayaan Natal mengingat mayoritas warga terdampak beragama Katolik.

BNPB bersama BPBD akan mendorong pemenuhan kebutuhan warga terdampak yang kini mengungsi di rumah kerabat atau tetangga.

“Masih ada kurang lebih 52 kepala keluarga yang mengungsi di tetangga, saudaranya,” kata Suharyanto.

BACA JUGA  20 Orang Meninggal Dampak Bencana Hidrometeorologi di Sumut

Ia meminta distribusi logistik harus terpenuhi. Adapun rumah-rumah akan dibangun lagi setelah akar masalah bisa diselesaikan.

Warga pun telah berdialog dengan Menko PMK, BNPB dan Wamendagri.

“BNPB akan membangun kembali rumah-rumah tersebut secepat mungkin, karena rata-rata di sini (beragama) Katolik jadi mudah-mudahan mereka bisa melewati hari Natal di rumah baru,” terang Suharyanto.

Solusi untuk warga Adonara Barat

Sementara itu, Menko PMK Pratikno mengatakan, bahwa pemerintah ingin hadir menjadi solusi bagi masyarakat yang terdampak.

Pratikno menekankan pentingnya ketegasan dalam penetapan batas wilayah, batas desa, dan kepastian status lahan untuk mencegah konflik serupa di masa mendatang.

“Soal batas wilayah, batas desa, dan kepastian status lahan akan segera kami bahas bersama Pemerintah Provinsi NTT,” ujarnya.

BACA JUGA  BNPB Beri Bantuan untuk Korban Gempa Bandung

Logistik bagi masyarakat terdampak di Adonara Barat akdipastikan tersedia.

Penyalurannya akan dilakukan bersamaan dengan distribusi logistik bagi korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.  (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden