Universitas Diponegoro, BLDF dan Padma Tanam Pohon Bersama

UNIVERSITAS Diponegoro menanam pohon bersama Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) di lingkungan kampus UNDIP, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10).

Kegiatan menanam pohon itu bagian dari rangkaian  kegiatan Dies Natalis ke-67.

Sebanyak 500 mahasiswa UNDIP dilibatkan menanam 405 bibit pohon di area gedung Muladi Dome, kawasan waduk pendidikan UNDIP serta area Gedung Prof Soedarto.

Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo menyambut baik kegiatan penanaman pohon bersama dengan BLDF.

Suharnomo mengungkapkan UNDIP berhasil menduduki peringkat ke-4 level Asia dan ke-29 level dunia pada pemeringkatan UI GreenMetric.

Dan berhasil mempertahankan peringkat ke-2 nasional sebagai perguruan tinggi berkelanjutan terbaik di Indonesia tahun 2020-2023.

 “Kampus yang hijau dan nyaman menjadikan warga kampus bahagia, dan rasa bahagia adalah kunci kesehatan,” kata Suharmono.

BACA JUGA  UNDIP Raih Penghargaan Implementasi Program Mahasiswa Peduli Stunting Terbaik 2024

Menurutnya kondisi sehat dan bahagia menjadikan warga kampus semakin mencintai UNDIP sebagai kampus tercinta.

“Dengan melibatkan mahasiswa pada program penanaman pohon diharapkan mampu membangkitkan semangat mahasiswa untuk memberikan manfaat,’ ujarnya.

Hal tersebut sejalan dengan tema Dies ke-67, yakni Meneguhkan Tri Dharma untuk UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat.

Sebelum melakukan penanaman bersama, mahasiswa juga mendapatkan pelatihan mengenai penanaman pohon dan perawatannya.

 “Melalui kegiatan penanaman kali ini, semoga bisa menjadi langkah awal bagi kita untuk bersama-sama terus peduli terhadap lingkungan,” ujar Program Director BLDF, Jemmy Chayadi.

Menurutnya menjaga lingkungan agar menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali bersama.

Pada tahun ini, Padma juga ikut berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan.

BACA JUGA  Pencabutan Gugatan Andika-Hendi Sinyal Positif Politik di Jateng

Melalui Padma Run 2024 diikuti oleh 1.200 pelari dari 74 kota, 5 negara, dan 87 komunitas lari pada 15 September lalu.

Sebagian dana yang terkumpul dari penjualan tiket Padma Run Semarang 2024 didonasikan untuk penanaman bersama UNDIP dan BLDF kali ini.

Inisiatif ini adalah bagian dari Padma Run dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.(Htm/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bantar Gebang Longsor lagi, Alarm Keras Bagi Pemkot DKI

LONGSOR gunungan sampah setinggi 50 meter di Zona IV TPST Bantar Gebang pada Minggu (8/3) Pukul 14.30 WIB menelan empat korban jiwa menjadi bukti kegagalan  pengelolaan sampah di Jakarta. Dan…

Korban Tenggelam di Muara Sungai Serang Ditemukan Meninggal

TIM SAR gabungan dari Kantor SAR Yogyakarta, POLRI, TNI serta potensi SAR lainnya, akhirnya berhasil menemukan survivor anak yang tenggelam dan terseret arus di muara Sungai Serang, Glagah, Temon, Kulon…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Paket Pertama Ayatollah Mojtaba Khamenei untuk Israel

  • March 9, 2026
Paket Pertama Ayatollah Mojtaba Khamenei untuk Israel

Kendalikan Arus Mudik, Polda Jateng Siapkan

  • March 9, 2026
Kendalikan Arus Mudik, Polda Jateng Siapkan

Bantar Gebang Longsor lagi, Alarm Keras Bagi Pemkot DKI

  • March 9, 2026
Bantar Gebang Longsor lagi, Alarm Keras Bagi Pemkot DKI

Puspenerbal Gelar Panen Raya Padi Varietas Unggul

  • March 9, 2026
Puspenerbal Gelar Panen Raya Padi Varietas Unggul

Korban Tenggelam di Muara Sungai Serang Ditemukan Meninggal

  • March 9, 2026
Korban Tenggelam di Muara Sungai Serang Ditemukan Meninggal

Fortusis Dukung Pembatasan Akses Medsos untuk Anak

  • March 9, 2026
Fortusis Dukung Pembatasan Akses Medsos untuk Anak