Pasukan Perdamaian PBB Keukeuh Bertahan di Lebanon

  • Global
  • October 6, 2024
  • 0 Comments

PASUKAN perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL) menegaskan akan  bahwa mereka akan tetap berada di Lebanon.

Juru bicara pasukan penjaga perdamaian, Andrea Tenenti, mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan, bahwa tentara Israel memberi tahu mereka tentang niatnya melakukan serangan darat terbatas ke wilayah Lebanon dan meminta relokasi beberapa posisi pasukan.

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa pasukan penjaga perdamaian terus menyesuaikan posisi dan aktivitas mereka dengan situasi terkini.

“Kami memiliki rencana darurat yang siap diaktifkan jika diperlukan,” ujarnya.

“Resolusi yang diadopsi dengan suara bulat pada 11 Agustus 2006, menyerukan penghentian total permusuhan antara Hizbullah dan Israel serta menetapkan zona demiliterisasi antara Garis Biru, batas antara Lebanon dan Israel, dan Sungai Litani di Lebanon selatan,” lanjutnya.

BACA JUGA  Lagi, Serangan Israel Menewaskan Puluhan Warga Gaza

Tingkatkan konflik

Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam perang lintas batas sejak dimulainya perang Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 41. 800 orang, yang sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak, menyusul serangan kelompok Hamas  pada Oktober 2023.

Setidaknya 2.011 orang telah tewas dan lebih 9.500 orang terluka serta 1, 2 juta lainnya mengungsi, menurut otoritas Lebanon.

Komunitas internasional telah memperingatkan bahwa serangan Israel di Lebanon dapat meningkatkan konflik Gaza menjadi perang regional yang lebih luas. (*/N-01)

BACA JUGA  Kemenlu Siap Evakuasi WNI dari Teheran

Dimitry Ramadan

Related Posts

Putin: Rusia tidak Punya Motif untuk Menyerang Eropa

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menegaskan negaranya tidak ingin berkonflik dengan negara manapun, terutama negara-negara Eropa. Ia juga menegaskan bahwa Moskow tidak punya motif untuk menyerang Eropa. Penegasan Putin itu menepis…

Uni Eropa Kecewa dengan Keputusan AS Tolak Visa Presiden Palestina

KEPUTUSAN Amerika Serikat menolak memberikan visa kepada pejabat Palestina, termasuk Presiden Mahmoud Abbas, untuk menghadiri Sidang Umum PBB di New York pekan depan disesali banyak pihak. Salah satunya Uni Eropa.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

  • September 28, 2026
Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai