Pembukaan Exit Tol KM 149 Gedebage Kembali Molor

TARIK ulur pembukaan exit tol KM 149 Gedebage, Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) terus berlanjut. Awalnya  exit tol tersebut akan dibuka pada Agustus lalu.

Namun pembukaan exit tol  di wilayah timur Kota Bandung mundur lagi. Rencananya pembukaan akan dilakukan akhir Desember tahun ini.

Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara mengatakan demi memperlancar arus lalu lintas musim liburan Natal Tahun Baru, exit tol KM 149 Gedebage akan dibuka akhir Desember 2024.

Saat ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat sedang mempercepat proses perbaikan akses penunjang.

Serta menambah fasilitas pendukung di gerbang tol yang merupakan bagian penting dari konektivitas di Bandung Timur tersebut.

BACA JUGA  Ekosistem Gim Lokal di Kota Bandung Terus Meningkat

“Tentu Pemkot Bandung mendukung penuh terhadap, rencana pembukaan kembali gerbang tol tersebut, karena akan menjadi akses strategis untuk berbagai lokasi penting di Bandung Timur,” kata Koswara, Senin (23/9).

Pemkot Bandung bekerja sama dengan Kementerian PUPR, Pemprov Jabar, Jasa Marga dan berbagai pihak terkait untuk memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan tidak mundur lagi.

Kehadiran Exit Tol 149 Gedebage akan mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar lalu lintas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Bandung Timur.

Selain itu gerbang tol ini menjadi akses strategis ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA),

Masjid Raya Al Jabbar, kawasan bisnis Summarecon dan Stasiun Kereta Cepat Whoosh Tegalluar.

BACA JUGA  Delegasi Muda AAYF Tutup Forum Dengan Solidaritas 1955

“Selain pembukaan Exit Tol 149, Pemkot Bandung juga mendukung penuh Pembangunan Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR), yang telah ditetapkansebagai Proyek Strategis Nasional (PSN),” terangnya.

Koswara menambahkan, BIUTR sepanjang 27,3 kilometer ini akan menghubungkan Tol Pasteur hingga Cileunyi.

Melewati sejumlah kawasan padat seperti Jalan PHH Mustofa dan Jalan A.H. Nasution.

Proyek BIUTR akan membawa dampak besar bagi Kota Bandung, terutama dalam mengatasi kemacetan dan memperbaiki aksesibilitas antar daerah.

“Pemkot Bandung berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini hingga selesai, agar nantinya dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kota Bandung,” pungkasnya. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Pembangunan Berbasis Data lewat Sensus Ekonomi 2026

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY yang baru Ghofar Ismail untuk mengubah gaya kerja dari…

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

HARGA sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional di Tasikmalaya terpantau naik menjalang ramadan. Bahan-bahan itu di antaranya cabai merah, telur, beras, bawang putih, daging ayam dan daging sapi. Kenaikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

  • February 12, 2026
Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

  • February 12, 2026
Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

  • February 12, 2026
Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

  • February 12, 2026
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

  • February 12, 2026
UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api