Jokowi Perintahkan Kementerian Tuntaskan Data NPWP Bocor

PRESIDEN Joko Widodo memerintahkan  Kementerian Kominfo, Kementerian Keuangan dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan mitigasi cepat dugaan kebocoran 6 juta Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP).

Bocornya 6 juta NPWP  diungkap oleh pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto.

“Saya sudah perintahkan Kementerian Kominfo dan Kementerian Keuangan, juga BSSN untuk melakukan mitigasi secepatnya atas (dugaan) terjadinya kebocoran data NPWP itu,” kata Presiden Jokowi di Bayudono, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (19/9).

Menurutnya kebocoran data ini bukan hanya dialami Indonesia saja, tetapi juga dialami banyak negara.

Dan peristiwa itu bisa saja karena keteledoran pasword atau banyak penyimpangan yang terjadi di banyak tempat berbeda. Sehingga  bisa memberikan ruang untuk diretas atau dihack.

BACA JUGA  Presiden Lantik Wamenkeu, Wamentan, dan Wamen Investasi di Istana

Sebagai jalan keluar, Kemkominfo, Kementerian Keuangan dan BSSN harus bergerak cepat melakukan mitigasi. Dan segera ambil langkahg perbaikan dan penuntasan kasus.

Pada bagian lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta  sudah bergerak cepat memerintahkan Dirjen Pajak Suryo Utomo dan jajarannya melakukan evaluasi bocornya 6 juta NPWP.

Mulyani menegaskan setelah evaluasi itu, Ditjen Pajak harus memberikan penjelasan secara lengkap, sebab hal ini sangat ditunggu masyarakat .

Kasus kebocoran data 6 juta data NPWP termasuk milik Presiden Jokowi dan kedua putranya, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep.

Dalam foto yang diunggah oleh Teguh, terlihat akun yang menjual data tersebut adalah Bjorka. Sebelumnya sosok ini dikenal sebagai pihak yang juga diduga memiliki data dari beberapa lembaga negara

BACA JUGA  Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sambut Kedatangan Jokowi

Kebocoran terjadi pada September  ini. Dari penelisikan data yang ada berjumlah 6.663.379 dijual US$10 ribu atau sekitar Rp153,1 miliar. Penjualnya adalah Bjorka.(WID/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Rismon Bantah Tuduh JK Biayai para Penggugat Ijazah Jokowi

RISMON Sianipar membantah kalau dirinya telah menuduh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), membiayai para penggugat kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Pernyataan itu diungkapkan Rismon melalui…

JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

WAKIL Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla membantah dirinya sudah mendanai Roy Suryo dan pihak-pihak lain yang mempermalahkan keaslian ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo. Politisi kawakan yang bisa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Unpad Berlakukan WFH Bagi Pegawai dan Mahasiswa 

  • April 7, 2026
Unpad Berlakukan WFH Bagi Pegawai dan Mahasiswa 

Data NIK Warga Bandung Diduga Bocor, Pemkot Bantah dari server Disdukcapil 

  • April 7, 2026
Data NIK Warga Bandung Diduga Bocor, Pemkot Bantah dari server Disdukcapil 

Rismon Bantah Tuduh JK Biayai para Penggugat Ijazah Jokowi

  • April 6, 2026
Rismon Bantah Tuduh JK Biayai para Penggugat Ijazah Jokowi

KA Bangunkarta Anjlok, Perjalanan dari Yogya Dialihkan

  • April 6, 2026
KA Bangunkarta Anjlok, Perjalanan dari Yogya Dialihkan

Waduh! Penyakit TBC di Indonesia Peringkat Kedua Dunia

  • April 6, 2026
Waduh! Penyakit TBC di Indonesia Peringkat Kedua Dunia

Unpad Sukses Submit LKE Zona Integritas 2026

  • April 6, 2026
Unpad Sukses Submit LKE Zona Integritas 2026