
GARUDAYAKSA FC akhirnya berhasil memetik kemenangan perdananua di Super League musim ini. Kesuksesan itu didapat tim baru promosi itu setelah mengalahkan Arema Malang 3-1 di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat, Sabtu.
Meski menang, tim asuhan pelatih Milos Joksic itu sempat dikagetkan oleh gol cepat tim tamu pada menit ke-5 melalui Matheus.
Namun Garudayaksa berhasil come back dengan mencetak tiga gol pada sisa pertandingan melalui Brian Rubio pada menit ke-34, Jayro Jade pada menit ke-36 serta Carlos Iury pada menit ke-70.
Kemenangan tuan rumah juga tidak lepas dari penampilan apik kiper Dominic Holec yang berhasil membendung sejumlah tembakan para pemain Arema.
Posisi di klasemen

Dengan kemenangan itu Garudayaksa berhasil naik ke urutan ke-13 klasemen sementara Super League dengan 5 poin dari lima kali pertandingan dengan sekali menang, dua kali seri, dan dua kali kalah.
Sebaliknya, Arema tertahan di peringkat ke-10 dengan 6 poin hasil dari sekali menang, tiga kali seri, dan sekali kalah. Bagi Arema, kekalahan di Bogor merupakan kekalahan pertama yang dialami tim itu pada awal musim ini.
PSIM pecat pelatih

Sementara itu, PSIM Yogyakarta resmi berpisah jalan dengan pelatih kepala Jean Paul Van Gastel. Manajemen klub memutuskan untuk memutus kontrak Gastel setelah mengevaluasi performa dan hasil yang kurang memuaskan pada awal kompetisi.
Direktur Utama PSIM Yogyakarta Liana Tasno mengatakan keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas dan keberlangsungan tim dalam menghadapi kompetisi.
“PSIM memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Van Gastel,” katanya dalam konferensi pers di Grha Pandawa, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Sabtu.
Klub berjuluk Laskar Mataram itu sementara ini ada di peringkat ke-16 klasemen sementara atau berada di zona degradasi.
Pelatih sementara
Liana mengatakan manajemen telah menunjuk pelatih sementara atau caretaker untuk menggantikan posisi pelatih kepala dalam beberapa pertandingan ke depan.
“Kami sudah menunjuk caretaker untuk sementara ini menggantikan posisi head coach dalam beberapa pertandingan ke depan,” ujarnya.
Meski demikian, manajemen masih mempertahankan tim pendukung Van Gastel, termasuk pelatih fisik dan pelatih kiper, untuk mendampingi tim dalam beberapa pertandingan berikutnya.
Terkait pengangkatan pelatih kepala baru, Liana belum menyebutkan nama kandidat maupun waktu penunjukan secara spesifik, tetapi manajemen berupaya mencari pengganti dalam waktu sesingkat mungkin. (*/N-01)






